SUMBARTIME.COM-Rabu 29 April 2020, siang Warga Kelurahan Nunang Daya Bangun (NDB), Payakumbuh Barat, Kota Payakumbuh dikagetkan dan digegerkan tentang aksi cabul sorang ayah bejat yang hendak melakukan aksi tak senonoh terhadap anak kandungnya sendiri.
Ayah bejat berinisial AS warga yang ngontrak di Kelurahan Nunang daya Bangun tertangkap basah melakukan upaya pencabulan terhadap anak kandungnya yang masih bawah umur inisial Bunga (10) di dalam rumah mereka.
Pelaku yang sehari hari diketahui berprofesi sebagai tukang parkir di depan CFC Pusat Pasar Payakumbuh tersebut, dengan modus minta dipijit diduga telah melakukan aksi pencabulan terhadap putri kandungnya sendiri.
Dari Informasi warga yang berhasil dikumpulkan, kejadian bermula saat AS, meminta Bunga untuk memijit punggungnya sekitar pukul 09.00 WIB. Saat itu pelaku hanya bertiga di rumah yakni bersama Bunga dan kakaknya yang merupakan anak tiri pelaku.
Namun pelaku meminta Bunga untuk memijitnya halah modus belaka. Saat korban yang masih polos tersebut memijit punggung pelaku, entah kemasukan setan apa, tiba tiba pelaku membuka celana dalam korban. Dan selanjutnya pelaku melancarkan aksi cabulnya terhadap putri kandungnya tersebut.
Ketika sedang mencabuli Bunga itulah, perbuatan tersebut diketahui oleh kakak korban berinisial RI (15) yang juga anak tiri pelaku. Selanjutnya RI langsung memberitahukan perbuatan bejat pelaku kepada warga lainnya, sehingga secara bersama sama massa menangkap basah perbuatan bejat pelaku.
Saat ditangkap basah, pelaku awalnya sempat mengelak telah melakukan perbuatan pencabulan. Namun saat itu warga melihat jika korban dalam kondisi tidak lagi memakai celana dalamnya, sehingga warga sempat emosi. Melihat warga emosi, pelaku senmpat berusaha kabur dan terjadilah kejar kejaran antara pelaku dengan warga.
Tak lama kemudian pelaku yang sempat kabur dan sembunyi di sekitaran lokasi berhasil ditangkap warga dan diamankan di dalam sebuah salon. Selanjutnya perangkat kelurahan bersama tokoh warga setempat menghubungi pihak Kepolisian untuk memproses perbuatan bejat pelaku.
Terpisah Lurah NDB, Ari Ashadi saat dihubungi awak media pada Rabu (29/4) malam, membenarkan peristiwa memiriskan sekaligus memalukan tersebut. Menurutnya pelaku yang sehari hari bekerja sebagai juru parkir tersebut adalah warga yang ngontrak di NDB, tuturnya.
Saat kejadian istri pelaku sedang tidak berada di rumah, karena beraktifitas di pasar. Rencananya pada Kamis (30/4) pagi, korban akan dilakukan visum di Rumah Sakit. Adapun pelaku saat ini sudah berada di Mapolres Payakumbuh menjalani proses pemeriksaan, ujarnya singkat.
Terpisah, Waka Polres Payakumbuh Kompol Arie, kepada awak media membenarkan jika telah dilakukan penangkapan terhadap terduga pelaku pencabulan terhadap anak kandung dengan inisial AS. Namun dirinya meminta kepada para awak media untuk bersabar dalam mengetahui informasi pemeriksaan dengan alasan masih dilakukan proses pemeriksaan terhadap pelaku, ungkapnya. (aa)




















