Merasa Tidak Diberitahu, Warga Rawang Padang Hentikan Pembangunan Tower Indosat di lingkungan Mereka.

GAMBAR ILUSTRASI

Sumbartime-Warga dan pemuka masyarakat di RT 01 dan RT 04 di RW 04 Komplek Perumahan Bumi Rawang Permai Kelurahan Rawang, Kecamatan Padang Selatan sangat geram dari sikap yang dilakukan oleh pihak PT. Era Bangun Towerindo yang akan membangun Tower atau Shatter untuk penempatan BTS Telepon Seluler dan Internet di lingkungan mereka.

Warga dan pemuka masyarakat setempat sepakat menghentikan sementara untuk kegiatan pembangunan tower tersebut. Pasalnya dalam kegiatan pembangunan Tower atau Shatter untuk penempatan BTS Telepon Seluler dan Internet yang diketahui untuk jaringan Indosat itu, dari pihak PT.Era Bangun Towerindo tidak ada memberitahukan atau memusyawarahkan terlebih dahulu kegiatan mereka pada pemuka masyarakat setempat.

Iklan

Puncak dari kemarahan warga beserta pemuka masyarakat setempat dipicu tanpa ada musyawarah terlebih dahulu namun sudah masuk saja bahan konstruksi pembangunan Tower tersebut di lingkungan mereka.Dengan truk besar seenaknya sudah memasukkan bahan konstruksi dengan bobot 6 ton kelokasi pada malam hari yang melalui jalan lingkung di perumahan warga, tepatnya di RT 01 dan RT 04 di RW 04 Komplek TBO Bumi Rawang Permai yang juga belum di izinkan Ketua RT dan RW setempat.

Padahal kesepakatan dari warga, jalan lingkung itu tidak boleh sama sekali dilewati oleh mobil dengan tonase yang besar, karena untuk membangun jalan tersebut dananya banyak dari swadaya masyarakat. Selain itu warga juga sangat kesal akibat masuknya truk besar tersebut telah merusak pohon – pohon produktif warga, banyak dahan- dahan pohon yang patah dan warga sendiri juga yang membersihkannya patahan dahan – dahan itu dipagi harinya.

Atas ketidak senangan warga dilakukan pertemuan untuk meluruskan permasalahan pembangunan Tower tersebut dengan mengundang pihak dari PT. Era Bangun Towerindo yang diwakili oleh Pauzan, selaku pihak penentu titik koordinat untuk pembangunan Tower. Pertemuan yang dilaksanakan di Pos Ronda setempat pada jumat (23/2) itu di hadiri tokoh masyarakat setempat, Ketua RW01 dan RW04 Ketua RW 01,Ketua LPM, Lurah Rawang, Ketua Pemuda dan warga setempat.

Dalam pertemuan itu Ketua LPM Rawang Herman. K mengatakan, kami tidak melarang adanya pembagunan disini. Namun tegasnya, jika di Minangkabau jika ada yang masuk kerumah orang itu harus ada assalamualaikum nya dulu, harus izin dengan yang punya rumah dulu.

“Tapi saya menilai apa yang telah dilakukan pihak yang akan membangun Tower tidak ada etika sama sekali. Apakah sudah ada izin RT, RW,LPM, Lurah dan apakah masyarakat disini sudah disosialisasikan, Ini harus yang dimusyawarahkan dulu. Jangan asal main serobot masuk kampung orang saja, “tegasnya.

Pertemuan ini kita lakukan agar tidak terjadi persoalan kedepannya.Walaupun dari pihak yang akan membangun Tower mengatakan sudah mengurus izin prinsip di Pemko Padang dan sudah ada izin serta kesepakatan dari yang punya tanah, namun kami dari warga dan pemuka masyarakat setempat kok tidak diberitahukan dan pihak pemerintah serta pihak yang punya tanah pun tidak pernah memberitahukan.

Mewakili warga setempat sesuai kesepakatan dari pertemuan ini, untuk pembangunan Tower ini dihentikan sementara sampai ada kejelasan izin izin yang berlaku dan ada kesepakatan tertulis antara pihak PT.Era Bangun Towerindo dengan pemuka masyarakat di RW 01 Rawang ini.

“Kami dari warga sepakat tidak akan mengizinkan pembangunan Tower sebelum ada izin sesuai aturannya dan kita selaku warga belum satupun yang tahu masalah izin ini. Sampai pertemuan ini pun kita belum melihat seperti apa izin yang telah di urus pihak pembangun tower ini, ” tegas Ketua LPM Rawang Herman K, yang akrab dipanggil Aciak ini.

Sementara Lurah Rawang Muspeg dalam kesempatan itu menyampaikan, kepada pihak yang akan membangun Tower silahkan lengkapi semua izin sesuai aturannya terlebih dahulu.( yendra)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here