Sumbartime -Sebuah kejadian mengenaskan terjadi di Tantaman, Nagari Tigo Koto Silungkang, Kecamatan Palembayan, Kabupaten Agam, Sumatera Barat, di mana seekor kerbau milik Asrial (54 tahun) ditemukan tewas diduga dimangsa harimau sumatera (Panthera tigris sumatrae) pada Jumat (8/3) pagi.
Sabirun, Camat Palembayan, menyampaikan bahwa kerbau tersebut mengalami luka pada leher dan pahanya, yang menyebabkan kematian hewan tersebut.
“Kejadian tragis ini pertama kali diketahui oleh pemiliknya ketika hendak mengembalakannya, di mana kerbau tersebut ditemukan tergeletak dengan luka yang cukup serius,”ungkapnya.
Dalam tanggapannya terhadap peristiwa ini, Sabirun mengimbau warga setempat untuk lebih berhati-hati dan mengandangkan ternak mereka, tidak pergi ke kebun secara sendirian, serta tetap waspada di kebun maupun lingkungan sekitarnya.
Resor Konservasi Wilayah II Maninjau BKSDA Sumatera Barat juga telah turun tangan dalam menangani konflik tersebut dengan mengirimkan Tim Patroli Anak Nagari (Pagari) Salareh Aia Timur. Tim ini akan melakukan identifikasi terhadap jejak satwa yang diduga melakukan serangan terhadap ternak tersebut.
Pagari merupakan kelompok warga yang dilatih oleh BKSDA Sumbar dan Yayasan Sintas Indonesia dalam menangani konflik antara satwa dan manusia. Keberadaan mereka sangat membantu dalam penanganan konflik, terutama di daerah yang rawan seperti Kabupaten Agam.
Dengan adanya keberadaan Pagari, diharapkan penanganan awal terhadap konflik satwa dapat dilakukan dengan cepat dan efektif, sebelum tim dari BKSDA turun langsung untuk penanganan lebih lanjut.(R)

















