Mengaku bisa loloskan CPNS, IRT di Padang menjadi tersangka

Tersangka pelaku penipuan

SUMBARTIME.COM-Dengan modus bisa meloloskan tes CPNS, akhirnya Polresta Padang menetapkan seorang Ibu rumah tangga EL (45) sebagai tersangka dugaan kasus penipuan.

Pelaku diamankan berdasarkan Laporan Polisi nomor LP/624/B/XI/2020/Resta SPKT Unit II yang dilaporkan oleh korbanya Mardhatila pada tanggal 21 November 2020.

Iklan

Status EL dijadikan tersangka berdasarkan proses penyelidikan yang dilakukan petugas dan ditingkatkan menjadi penyidikan terang Kasat reskrim Polresta Padang Kompol Rico Fernanda, S.I.K.

Dijelaskan Kompol Rico Fernanda, kejadian tersebut berawal saat korban dan tersangka bertemu pada bulan Februari 2020, kepada korban tersangka mengaku sebagai panitia penerimaan CPNS di kantor Gubernur Sumbar. Dengan memakai tanda pengenal tersangka tampil dengan gaya yang meyakinkan.

Kemudian tersangka menjanjikan kepada korban untuk kelulusan dengan dalih memberikan sejumlah uang guna keperluan selama mengikuti tes dan pengurusan yang lain.

Ibu rumah tanggga asal dusun Lubuak Landai Kecamatan Tanah sepenggal Kabupaten Bungo tersebut meminta uang kepada korban sebanyak 3 juta. Dan pada saat itu juga langsung diberikan oleh korban.

Tak berselang lama, tersangka meminta uang kembali kepada korban sebanyak 1,3 juta dengan alasan untuk mengurus yang lain.

Tergiur akan janji tersangka, korban pun memberikan uang tersebut melalui via transfer rekening secara bertahap.

Namun sayang, janji tersangka bagaikan botol parfum isi ulang, wangi tapi semu. Saat masa pengumuman kelulusan CPNS, nama tersangka tidak lolos dalam seleksi Penerimaan Pegawai negri itu.

Saat korban mempertanyakanya kepada tersangka namun nomor hp tersangka sudah tidak aktif lagi dan tidak bisa dihubungi.

Atas peristiwa itu korban akhirnya membuat laporan ke Kantor Polisi karna merasa telah tertipu oleh tersangka dan mengalami kerugian sebesar Rp 4,3 juta.

Mendapat laporan tersebut, Polisi langsung menangkap EL, Sabtu (21/11) di kediamanya yang berada di Perumahan Mega Permai Lubuk buaya Padang.

“Saat ini kami tengah mendalami kasus ini dan melakukan pengembangan, kemungkinan akan banyak korban dari ulah tersangka” tutur Kompol Rico. (*)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here