SUMBARTIME.COM-Sejumlah kendaraan roda dua, serta dua unit mobil termasuk milik Waka Polres Mandailing Natal (Madina), Sumatera Utara, dibakar massa dalam aksi bentrok serta kerusuhan yang terjadi pada Senin (29/6).
Selain itu, 6 personil polisi mengalami luka luka dan dilarikan ke Rumah Sakit setempat untuk mendapatkan perawatan. Peristiwa itu terjadi sekira pukul 18.00 WIB di Desa Desa Mompang Julu, Kecamatan Panyabungan Utara.
Saat itu ratusan warga setempat yang tidak puas terkait ketidak transparanan pembagian Bansos BLT Covid 19 serta pengelolaan dana desa 2018- 2020, turun ke jalan dan memblokade Jalan Lintas Sumatera Madina-Padang Sidempuan.
Warga yang saat itu dalam situasi panas berorasi agar Bupati Madina segera memberhentikan Kepala Desa insial HH sambil membakar ban bekas di tengah jalan.
Dalam orasi orasinya, para warga mengecam tindakan Kepala Desa yang diduga telah melakukan penipuan. Menurut mereka dana bantuan BLT sebesar Rp 600 ribu bisa menjadi Rp 200 ribu turun dan dibagikan kepada penerimanya.
Warga juga menuturkan persoalan tersebut sudah dilaporkan ke berbagai pihak termasuk ke Bupati, namun belum ada respon, timpal mereka lagi.
Selanjutnya entah siapa yang memuli insiden, tiba tiba aparat polisi yang berusaha membubarkan kerumunan massa karena hari menjelang malam diserang dengan sejumlah lemparan batu oleh ratusan warga.
Kontan saja aksi massa yang mulai beringas langsung dibalas dengan tembakan gas air mata hingga berjatuhanlah korban di kedua belah pihak yang menderita luka luka.
Namun aksi massa bukannya surut, tapi semakin memuncak dengan menggulingkan dua unit mobil yang sedang terpakir. Selanjutnya melakukan pembakaran terhadap dua unit mobil tersebut.
Dari informasi yang didapatkan kedua unit mobil itu, masing masing adalah milik Wakapolres Kompol E Zalukhu, serta milik seorang anggota TNI yang ikut melakukan pengamanan pada aksi massa tersebut.
Tidak puas dengan melakukan pembakaran mobil, dua unit motor pun juga ikut dipanggang massa.
Namun sekira pukul 19.00 WIB, aksi massa mulai berhasil dipukul mundur, dan aparat berhasil mengendalikan situasi.
Terpisah, Kabid Humas Polda Sumatera Utara, Kombes Pol Tatan Dirsan Atmaja, kepada awak media membenarkan salah satu mobil yang dibakar warga adalah milik dari Wakapolres Madina. Selanjutnya menurutnya, untuk mengatasi situasi, 1 Satuan Setingkat Kompi (SSK) personel Sat Brimob Polda Sumut dikerahkan ke Madina, ujarnya mengatakan. (jm)




















