Leo Murphy : Ketua KONI Jangan Baper Menjalankan Organisasi dan Percepat Penyelesaian Masalah Internal

Kota Solok. sumbartime – Anggota DPRD kota Solok, Leo Murphy.SH menyarakan agar ketua KONI, Rudi Horizon jangan terbawa perasaan (Baper) dalam menjalankan organisasi, dan tidak perlu mundur apabila target tidak tercapai pada Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) 2023 nanti.

Iklan

Saran atau pendapat itu disampaikannya, dalam Hearing anggota DPRD kota Solok, bersama Dispora dan KONI kota Solok, terkait persiapan pesta olahraga yang akan diselenggarakan tersebut, Senin, 19 September 2022, diruang rapat besar DPRD kota Solok.

Hearing dipimpin lansung oleh ketua DPRD kota Solok, Hj.Nurnisma, didampingi wakil ketua Efriyon Coneng, dan dihadiri oleh seluruh anggota DPRD kota Solok, serta Sekda kota Solok, Syaiful A, kepala dinas Dispora kota Solok, Bujang Putra, ketua Koni kota Solok, dan Plt.Sekretaris KONI, Nanda Pria Tama.SH.

Menurut politisi PDIP itu, KONI adalah organisasi yang harus dipertanggung jawabkan, dan jangan mundur apabila peraihan mendali tidak tercapai sesuai target yang direncanakan.

Untuk memperlancar program dan administrasi yang ada, ketua KONI harus mempercepat penyelesaian masalah internal, salah satunya mendefenitifkan sekretaris KONi kota Solok.

Lebih jauh Leo Murphy menyampaikan, pemerintah dan lembaga legislatif kota Solok akan terus mendukung setiap program positif yang direncanakan organisasi, namun dalam hal itu harus berdasarkan laporan yang jelas yang dituangkan kedalam sebuah makalah.

Terkait dengan upaya peningkatan prestasi olahraga dikota Solok, terutama dalam mengahadapi Porprov yang akan datang, KONI kota Solok harus mempunyai kerangka skala prioritas. KONI harus meregulasikan Cabor yang memiliki peluang besar untuk meraih mendali, sehingga beban APBD menuai arti yang jelas.

Sebelumnya ketua KONI kota Solok menargetkan 70 mendali emas dalam Porprov tahun 2023 yang akan datang, dengan konsepkwensi akan mundur dari KONI apabila Terget tidak tercapai. Namun untuk mencapai target tersebut dibutuhkan dukungan anggaran dari pemerintah daerah setempat.

Terkait dengan itu melalui Dinas Pemuda dan Olahraga Pemko setempat, Koni mengajukan penambahan anggaran sebesar 2,4 Milyar yang akan dipergunakan untuk membeli peralatan latihan tiap Cabor yang ada. Sebelum anggaran disetujui oleh DPRD kota Solok, terlebih dilaksanakan hearing antara DPRD, Dispora, dan KONI kota Solok.* (Gia/ Ega)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here