• AD ART Sumbartime.com
  • Advertorial
  • Disclaimer
  • Home
  • Home
  • Iklan
  • Pedoman Berita
  • Redaksi Sumbartime.com
  • Sitemap
  • Tentang Kami
  • Visi Misi
Sumbartime.com
Advertisement
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Sumbartime.com
No Result
View All Result
  • Home
  • Sumbar
  • Peristiwa
  • Kriminal
  • Nasional
  • Opini
  • Pemerintahan
  • Video
  • Wisata
ADVERTISEMENT
Home Peristiwa

Kebijakan Aneh Pemko Payakumbuh, Pulang dari Denmark Belajar Ilmu Kelola Sampah Kadis LH Dirotasi

Sumbar Time by Sumbar Time
7 Juli 2022
in Peristiwa
A A
0
Kebijakan Aneh Pemko Payakumbuh, Pulang dari Denmark Belajar Ilmu Kelola Sampah Kadis LH Dirotasi

mutasi dan rotasi pejabat di lingkungan Pemko Payakumbuh

0
SHARES
3
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter
ADVERTISEMENT

SUMBARTIME.COM-Sehari pasca Walikota Riza Falepi melantik 35 pejabat di lingkungan Pemko Payakumbuh pada Selasa (5/7) kemaren di Balaikota setempat, muncul kritikan bernada miring dari khalayak publik.

ADVERTISEMENT

Pasalnya dari 35 pejabat yang terdiri dari Eselon II dan III tersebut, ada terdapat nama Devitra yang sebelumnya menjabat sebagai Kepala Dinas (Kadis) Lingkungan hidup. Oleh Kepala Daerah setempat yang bersangkutan di rotasi menjadi Kadis Perhubungan.

ADVERTISEMENT

Bagi publik perotasian terhadap Kadis Lingkungan Hidup itu dianggap aneh. Pasalnya yang bersangkutan belum genap 24 jam berada di kediamannya usai pulang dari belajar serta menimba ilmu pengelolaan sampah di Negara Denmark selama 1 minggu, namun sudah harus dirotasi menjadi Kadis Perhubungan.

Masyarakat menilai, Kebijakan Kepala Daerah merotasi Kadis Lingkungan Hidup dianggap terlalu terburu buru. Mengingat yang bersangkutan belum sempat mengaplikasikan ilmu yang didapat selama belajar di Negara Denmark, namun keburu sudah diganti. Sehingga timbul kesan bagi publik jika keberangkatan Devitra ke Negara Denmark yang didampingi oleh Walikota Payakumbuh serta Sekda selama sepekan hanya sekedar untuk healing (liburan) saja.

BacaJuga

Lansia di Limapuluh Kota Ditangkap Cabuli Siswi SMP Anak Tetangga

Lansia di Limapuluh Kota Ditangkap Cabuli Siswi SMP Anak Tetangga

29 Maret 2026
Bayi Perempuan Ditemukan Dalam Kardus di Gadut Bukittinggi

Bayi Perempuan Ditemukan Dalam Kardus di Gadut Bukittinggi

15 Januari 2026
Kepedulian di Tengah Bencana Ala Kapolresta Bukittinggi dan Bhayangkari

Kepedulian di Tengah Bencana Ala Kapolresta Bukittinggi dan Bhayangkari

29 November 2025

Padahal sebelumnya dalam siaran persnya Walikota Payakumbuh Riza Falepi menjelaskan terkait kepergian dirinya ke Negara Denmark dengan membawa Davitra yang saat itu masih menjabat sebagai Kadis Lingkungan Hidup agar diharapkan nanti bisa sebagai leading sektor dalam kordininasi lintas dinas di lingkungan Pemko Payakumbuh.

Masih menurut Riza, kepergian ke Denmark atas undangan dari Negara Eropa tersebut dianggap cukup penting karena bisa mendapatkan pembelajaran membuat pusat pengolahan sampah yang memberikan dampak sirkular ekonomi. Sebagai Walikota Payakumbuh, dirinya beranggapan salah satu problem perkotaan adalah masalah persampahan, perlu program yang cepat dan tepat untuk mengatasinya, demikian penjelasan Kepala Daerah tersebut dalam siaran persnya yang telah dipublikasi beberapa hari sebelumnya.

Keterangan Kepala Daerah Kota Payakumbuh, publik sepakat menafsirkan jika keberangkatan dirinya ke Denmark dengan dengan membawa Davitra agar Kadis Lingkungan Hidup tersebut bisa sebagai ujung tombak dalam mengaplikasikan ilmu yang di dapat selama berguru ke Denmark di Dinas Lingkungan Hidup untuk diterapkan di tengah masyarakat.

Akan tetapi publik terkaget dengan fenomena yang terjadi. Belum genap sehari Devitra melepaskan penat usai melakukan perjalanan jauh pulang dari Denmark menuju kediamannya, namun yang bersangkutan sudah keburu di rotasi dari jabatan lama untuk menduduki jabatan baru di Dinas Perhubungan Kota setempat.

Salah satu narasumber sumbartime.com menganggap pemindahan Kadis Lingkungan hidup ke posisi baru, oleh Kepala Daerah dianggap terlalu terburu buru. Menurutnya, Walikota Payakumbuh seakan tidak memiliki konsep program kerja yang jelas. Jika memang pada akhirnya Devitra sebagai Kadis Lingkungan Hidup di rotasi, kenapa harus diikut sertakan ke Denmark untuk belajar tata cara pengolahan limbah sampah yang baik seperti yang digembar gemborkan tersebut, tuturnya.

“Lucunya Walikota secara tersirat usai pulang dari Denmark terkesan lepas tangan dengan mengatakan dalam pengaplikasikan ilmu yang di dapat selama lawatan sepekan ke Denmar tersebut menjadi tanggung jawab Pj Walikota yang akan menggantikan dirinya,” sambung narasumber lagi.

Menurut ulas narasumber lagi, jika Walikota Payakumbuh punya komitmen serius dalam program pengelolaan sampah perkotaan, Devitra yang menjabat sebagai Kadis Lingkungan Hidup tidak di roatasi dan harus dipertahankan dulu agar bisa menjadi ujung tombak dalam menerapkan ilmu yang di dapat di Denmark tersebut, paparnya.

“Jadi Walikota jangan marah jika masyarakat menganggap kepergian dirinya bersama rombongan dengan menggunakan anggaran Negara ke Eropa terkesan hanya sekedar liburan semata jika pada akhirnya orang yang ikut belajar ke Denmark di rotasi menduduki jabatan yang tidak ada hubungannya terkait dengan kepergian tersebut,” tutup sumber.

Sementara itu, terkait perotasian Kadis Lingkungan Hidup menjadi Kadis Perhubungan, juga mendapat kritikan dari salah satu anggota DPRD Kota Payakumbuh. Adalah Edwar DF politisi asal PPP tersebut menganggap perotasian Devitra yang sebelumnya diharapkan mampu sebagai Leading Sektor antar lintas dinas di lingkungan Pemko Payakumbuh terkait pengelolaan sampah sesuai dengan ilmu yang di dapat selama belajar sepekan di Denmark, terlalu terburu buru, ungkapnya.

Anggota Badan Kehormatan DPRD Payakumbuh itu menjelaskan, soal mutasi, promosi, dan rotasi pejabat di lingkungan Pemko memang merupakan hak preogratif Walikota. Namun kebijakan itu tentu harus dilakukan dengan penuh pertimbangan. Harus juga dilihat dari kapabelitas, kapasitas,serta kopetensi si pejabat yang akan di promosi maupun dirotasi. Dalam kebijakan merotasi, mutasi maupun promosi, selain Kepala Daerah juga ada Badan Pertimbangan Jabatan dan Pangkat (Baperjakat). Badan tersebut memiliki peran penting yang menentukan, paparnya.

Akan tetapi lanjut Edwar DF lagi, terkait perotasian 5 pejabat Eselon II yang terjadi pada Selasa 5 Juli 2022 kemaren kuta dugaan jika peran Baperjakat tidak ada.

“Namun yang pasti kita tidak tahu apa yang ada di balik itu?,” sambungnya lagi.

Terkait perotasian Kadis Lingkungan Hidup menurut Edwar DF, itu sah sah saja. Namun waktunya tidak tepat karena yang bersangkutan baru saja pulang dari Denmark dalam rangka menimba ilmu dan belum sempat di aplikasikan di lingkungan kerjanya maupun di tengah masyarakat. Harusnya Devitra diberi kesempatan dulu mengaplikasikan ilmu yang didapat. Jika pengelolaan sampah di Kota Payakumbuh sudah bagus seperti di Denmark, tidak apa apa yang bersangkutan di rotasi, ulasnya menutupi pembicaraan.

Hal senada juga diungkapkan Hengki Andora, Dosen hukum Tata Negara Universitas Andalas Padang, terkait menanggapi perotasian Kadis Lingkungan hidup yang terkesan terlalu terburu buru. Menurutnya dalam Merit System, suatu jabatan harus mesti di isi oleh orang memiliki kopetensi. Adapun kompetensi itu didapat dari kepelatihan kepelatihan ataupun melakukan studi banding dalam rangka belajar memperdalami suatu bidang ilmu.

“Akan sangat lucu jika seseorang melakukan pelatihan bidang tertentu namun ditempatkan dibidang tertentu lainnya, dan itu sangat tidak lazim dalam tata kelola pemeritahan,” pungkasnya mengatakan.

Sementara itu, menanggapi tudingan serta nada miring publik yang dialamatkan ke Pemko Payakumbuh terkait perotasian Kadis Lingkungan Hidup yang dinilai Ojo Kesusu (terburu buru) dan grasa grusu, Sekretaris Daerah Kota Payakumbuh, Ridha Ananda angkat bicara. Kepada awak media, Rabu (6/7) kemaren dia menganggap publik terlalu cepat memvonis negatif terkait posisi Kadis Lingkungan Hidup yang dirotasi. Menurutnya, Perotasian Devitra tersebut sudah dalam perhitungan matang oleh Pemko. Bahkan rencana itu sudah cukup lama dibicarakan dan dipersiapkan, jelasnya.

“Rencana perotasian beberapa pejabat Eselon II itu sudah cukup lama di persiapkan. jadi tidak buru buru seperti yang dituding. Itu dilakukan demi tercapainya program kerja Pemko Payakumbuh” ungkap Ridha.

Adapun lawatan ke Denmark menurutnya lagi, adalah merupakan program kerja serta kesepakan Pemerintah daerah dengan Negara tersebut yang cukup lama tertunda terkait pengelolaan sampah yang bisa berdampak ekonomi. Akan tetapi karena daerah bberapa tahun belakangan ikut terdampak pandemi Covid, makanya undangan program kerja sama pengelolaan sampah oleh Danish Environmental Protection Agency (DEPA) Denmark tersebut tahun ini bisa dilaksanakan.

Terkait perotasian Devitra sebagai orang yang di ikutkan dalam lawatan kerja ke Denmark itu tidak menjadi persoalan. Sebab yang yang bersangkutan bisa mentarnsferkan ilmu yang didapat selama belajar di Denmark kepada pejabat penggantinya. Hal tersebut sudah dalam perhitungan Pemko dan tidak ada persoalan, tutup Ridha Ananda menjelaskan. (aa)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT
Previous Post

Pelaku Usaha Berbahan Limbah Paralon Mendapat Apresiasi Menteri Dan Walikota Bukittinggi

Next Post

Buya Marfendi Sambangi Perantau Minang Di Tanah Melayu Deli

Sumbar Time

Sumbar Time

Setiap Waktu Bernilai Informasi

BacaJuga

Lansia di Limapuluh Kota Ditangkap Cabuli Siswi SMP Anak Tetangga
Limapuluh Kota

Lansia di Limapuluh Kota Ditangkap Cabuli Siswi SMP Anak Tetangga

29 Maret 2026
Bayi Perempuan Ditemukan Dalam Kardus di Gadut Bukittinggi
Bukittinggi

Bayi Perempuan Ditemukan Dalam Kardus di Gadut Bukittinggi

15 Januari 2026
Kepedulian di Tengah Bencana Ala Kapolresta Bukittinggi dan Bhayangkari
Peristiwa

Kepedulian di Tengah Bencana Ala Kapolresta Bukittinggi dan Bhayangkari

29 November 2025
Tim Mata Elang Satres Narkoba Polresta Bukittinggi Gagalkan Pengiriman Paket Sabu
Bukittinggi

Tim Mata Elang Satres Narkoba Polresta Bukittinggi Gagalkan Pengiriman Paket Sabu

15 November 2025
Pengguna Sabu Ditangkap di Bukittinggi, Bandar Kabur Saat Digerebek
Bukittinggi

Pengguna Sabu Ditangkap di Bukittinggi, Bandar Kabur Saat Digerebek

21 September 2025
Next Post
Buya Marfendi Sambangi Perantau Minang Di Tanah Melayu Deli

Buya Marfendi Sambangi Perantau Minang Di Tanah Melayu Deli

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Justictalk ” Ngobrol santai melek hukum”

https://youtu.be/r3p0YSm3qWE
ADVERTISEMENT
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Aviary Terbesar di Asia Tenggara Ada di Kota Bukittinggi Salah Satunya

Aviary Terbesar di Asia Tenggara Ada di Kota Bukittinggi Salah Satunya

7 Juni 2024
Lebih Dari 1000 Orang Mengantri di Rumah Dinas Walikota Bukittinggi

Lebih Dari 1000 Orang Mengantri di Rumah Dinas Walikota Bukittinggi

30 Desember 2023
Ini Dampak Digratiskan Objek Wisata Di Bukittinggi

Ini Dampak Digratiskan Objek Wisata Di Bukittinggi

23 Desember 2023
Viral Membawa Berkah di Objek Wisata Negeri Diatas Awan

Viral Membawa Berkah di Objek Wisata Negeri Diatas Awan

5 Mei 2024

Depósitos protegidos e ganhos instantâneos no casino Bwin para Portugal

0
Musda DPD PAN Payakumbuh,Empat Nama Diputuskan DPW Menjadi Pimpinan Pengurus DPD PAN Kota Payakumbuh

Musda DPD PAN Payakumbuh,Empat Nama Diputuskan DPW Menjadi Pimpinan Pengurus DPD PAN Kota Payakumbuh

0
BPJS Kesehatan Luncurkan Fitur Mobile Skrening pada Aplikasi BPJS Kesehatan Mobile

BPJS Kesehatan Luncurkan Fitur Mobile Skrening pada Aplikasi BPJS Kesehatan Mobile

0
Seorang Wanita Tewas Dengan Luka Sayatan di Leher Ditemukan Dalam Kamar Mandi Bika Siana

Seorang Wanita Tewas Dengan Luka Sayatan di Leher Ditemukan Dalam Kamar Mandi Bika Siana

0
Gadis Payakumbuh ‘Bisa!’, Nayyara Ayudia Khansa Sabet Medali di Kejuaraan Panahan Internasional

Gadis Payakumbuh ‘Bisa!’, Nayyara Ayudia Khansa Sabet Medali di Kejuaraan Panahan Internasional

25 April 2026
Aklamasi yang Mengikat, Kolaborasi yang Menguat

Aklamasi yang Mengikat, Kolaborasi yang Menguat

25 April 2026
Warga Jorong Piladang Keluarkan Pernyataan Resmi Terkait Kegiatan Kopdar YKCS dan desak wali nagari koto tangah batu ampar meminta maaf

Warga Jorong Piladang Keluarkan Pernyataan Resmi Terkait Kegiatan Kopdar YKCS dan desak wali nagari koto tangah batu ampar meminta maaf

18 April 2026
Warga Sungai Kamuyang Siap Aksi, Desak Bupati Tindaklanjuti Persoalan Pemerintahan Nagari

Warga Sungai Kamuyang Siap Aksi, Desak Bupati Tindaklanjuti Persoalan Pemerintahan Nagari

10 April 2026

Berita Terbaru

Gadis Payakumbuh ‘Bisa!’, Nayyara Ayudia Khansa Sabet Medali di Kejuaraan Panahan Internasional

Gadis Payakumbuh ‘Bisa!’, Nayyara Ayudia Khansa Sabet Medali di Kejuaraan Panahan Internasional

25 April 2026
Aklamasi yang Mengikat, Kolaborasi yang Menguat

Aklamasi yang Mengikat, Kolaborasi yang Menguat

25 April 2026
Warga Jorong Piladang Keluarkan Pernyataan Resmi Terkait Kegiatan Kopdar YKCS dan desak wali nagari koto tangah batu ampar meminta maaf

Warga Jorong Piladang Keluarkan Pernyataan Resmi Terkait Kegiatan Kopdar YKCS dan desak wali nagari koto tangah batu ampar meminta maaf

18 April 2026
Warga Sungai Kamuyang Siap Aksi, Desak Bupati Tindaklanjuti Persoalan Pemerintahan Nagari

Warga Sungai Kamuyang Siap Aksi, Desak Bupati Tindaklanjuti Persoalan Pemerintahan Nagari

10 April 2026
ADVERTISEMENT
Sumbartime.com

Sumbartime.com -"Setiap Waktu Bernilai Informasi"

Ikuti Kami

  • Redaksi Sumbartime.com
  • Pedoman Berita
  • Disclaimer

© 2025 sumbartime.com - Design By rudDesign.

No Result
View All Result
  • Redaksi Sumbartime.com
  • Pedoman Berita
  • Disclaimer
  • Iklan

© 2025 sumbartime.com - Design By rudDesign.