Ini Tanggapan Masyarakat Terkait Penetapan Tersangka Darmizel Walijorong Koto Tuo Mungka

lokasi TKP Duel maut

SUMBARTIME.COM-Di satu sisi, berita penetapan atas tersangka dan penahanan kepada Darmizel Walijorong Koto Tuo, Mungka atas dugaan penghilangan nyawa seseorang mendapati beragam tanggapan dari masyarakat. Bahkan berita penetapan tersangka dan penahan terhadap Darmizel itu, menjadi viral dan perdebatan antar warga sosmed.

Rata rata mereka menyangkan atas stastus tersangka kepada Walijorong tersebut. Mereka beranggapan orang yang membela kehormatan serta hartanya seharusnya diberikan pengecualian dan dianggap sebagai pembelaan darurat (Noodweer), dengan merujuk pada pasal 49 ayat 1 KUHP yang mengatakan Tidak dipidana, barang siapa melakukan perbuatan pembelaan terpaksa untuk diri sendiri maupun untuk orang lain, kehormatan kesusilaan atau harta Benda sendiri maupun orang lain, karena ada serangan atau ancaman serangan yang sangat dekat pada saat itu yang melawan hukum.

Iklan

Namun menurut pratiksi hukum Acmad Sumarna, SH, mengatakan kepada awak media, jika langkah polisi dalam menetapkan tersangka sudah sesuai prosedur Undang Undang Pidana, paparnya. Pada prinsipnya, hukum pidana adalah untuk mencari kebenaran materiil yaitu kebenaran yang sesungguhnya mengenai siapa pelaku tindak pidana yang sesungguhnya yang seharusnya dituntut dan didakwa. Untuk tujuan itulah pihak kepolisian harus menahan tersangka untuk tujuan penyelidikan dan penyidikan sesuai dengan Pasal 20 KUHAP.

Dijelaskan Terkait dengan tindak pidana pembunuhan, telah diatur antara lain dalam Pasal 338 KUHP, “Barang siapa dengan sengaja merampas nyawa orang lain, diancam karena pembunuhan dengan pidana penjara paling lama lima belas tahun.

Namun dia juga mengatakan bahwa Darmizel yang ditetapkan sebagai tersangka tersebut belum bisa juga dikatakan bersalah telah melakukan dugaan pembunuhan. Alasannya, sebelum ada putusan pengadilan yang menyatakan dia bersalah melakukan tindak pidana, tapi baru dijadikan sebagai tersangka yaitu seorang yang karena perbuatannya atau keadaannya, berdasarkan bukti permulaan patut diduga sebagai pelaku tindak pidana (Pasal 1 angka 14 UU No 8 Tahun 1981 Tentang Hukum Acara Pidana “KUHAP”). Pada akhirnya mekanisme pembuktian di pengadilan lah yang akan membuktikan apakah Walijorong itu bersalah atau tidak, papar Acmad Sumarna panjang lebar.

Sebelumnya Darmizel Walijorong Koto Tuo, Mungka Kabupaten Limapuluh Kota ditetapkan tersangka oleh penyidik Polres LimapuluhKota. Pada Jumat (20/04) dirinya telah ditahan oleh kepolisian. Darmizel sebelumnya terlibat duel maut dengan salah satu terduga pencuri telur digudangnya pada Selasa (17/04) subuh kemaren. Akibat duel maut itu, menyebabkan nyawa terduga pencuri itu melayang ditangan Darmizel dengan mengalami luka tusukan dibeerap bagian tubuhnya.(aa)

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here