Ini Kisah Haru Prajurit Yang Bertugas di Wamena Asal Limapuluh Kota, Risau Dengan Kondisi Mental Anak Istri

Dua orang buah hati totok yang masih balita

SUMBARTIME.COM-Walau bertugas sebagai seorang prajurit TNI, namun Pratu Denpom AD Dwi Santoso (31), warga asal Kampung Purwajaya, Nagari Sarilamak, Kabupaten Limapuluh Kota yang bertugas di Wamena Papua ini merasakan risau yang amat sangat.

Iklan
Loading...

Dirinya merasa kuatir dengan istri serta dua orang anaknya yang masih kanak kanak dikarenakan situasi Wamena yang belum sepenuhnya kondusif dan masih tak menentu.

Kepada salah satu anggota DPRD Kabupaten Limapuluh Kota, Dwi Santoso yang akrab dipanggil Totok menceritakan kerisauan hatinya tersebut melalui sambungan telepon genggam, Minggu (13/10).

Totok yang saat ini masih bertugas di daerah Konflik Wamena, berharap bisa memulangkan istrinya, Leni Amriani (31), serta dua orang buah hatinya, masing masing, Afsar Nurdaffa Pratama (5) dan Muhammad Rafa Azka Putra (2). Menurutnya dirinya sangat mengkuatirkan istri dan dua orang anaknya tersebut dan berharap bisa memulangkan mereka ke kampung halamannya Purwajaya, Nagari Sarilamak, Kabupaten Limapuluh Kota.

Namun karena terkendala biaya yang cukup besar, saat ini dirinya hanya bisa berkeluh kesah. Menurut Totok, sebagai prajurit dirinya siap bertugas dan ditempatkan di daerah perang sekalipun, namun ini soal keselamatan anak dan istrinya. Situasi tidak bisa ditebak, terkadang suasana cepat berubah dan keadaan mudah memanas menyusul terjadinya penyerangan dan penusukan terhadap 6 orang buruh oleh dua orang tak dikenal beberapa hari yang lalu.

Sekarang untuk keluar dari barak istrinya sangat ketakutan, apalagi dua orang anaknya. Dan Totok merasa sedih dengan kondisi psysikologi mereka. Ditambah banyak istri prajurit seperti dirinya yang memilih untuk pulang kampung menunggu situasi benar benar kondusif.

Saat ini ujar Totok, mental istrinya menurun drastis, apalagi mereka baru saja menyaksikan sebuah tragedi yang tak pernah dibayangkan oleh istrinya sendiri. Untuk itu dia berharap ada keajaiban bisa mengantarkan anak serta istrinya pulang ke kampung halaman, harapnya, papar Khairul Apit.

Sementara, Walinagari Sarilamak, Olly Wijaya saat dihubungiawak media, terkait soal kepulangan anak serta istri Totok, dirinya bersama warga Sarilamak, bersedia melakukan penggalangan dana biaya pemulangan salah satu keluarga warganya tersebut.

Dalam waku secepat mungkin kami akan melakukan Koordinasi langsung kepada yang bersangkutan serta pihak pihak yang ingin membantu kepulangan warganya tersebut dari Wamena Papua, pungkas Olly. (aa)

Loading...
Loading...
loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here