Ingin Normalisasi Batang Sinamar, Mantan Walinagari Pandam Gadang ini Kocek Kantong Sendiri Sewa Alat Berat

Khairul Hapit lakukan normalisasi Batang Sinamar

SUMBARTIME.COM-Kalau sudah memasuki bulan september atau akhir tahun masyarakat dipinggiran Batang Sinamar sudah mulai dilanda kecemasan,karena hampir pada setiap tahun akhir tahun curah hujan sangat lebat yang biasanya selalu berdampak pada banjir,sehingga rumah ,sawah dan lahan pertanian lainnya sering dihantam banjir di aliran Batang Sinamar.

Dan yang lebih parah lagi di Jorong Lambah dan jorong Ateh Koto Kenagarian Sungai Rimbang kecamatan Suliki Kabupaten Limapuluh Kota. Melihat kondisi yang sangat memperhatikan ini beberapa tokoh Masyarakat yang dikomandoi oleh Safricap mencoba berkeluh kesah dengan seorang tokoh di kecamatan Suliki yakni Khairul Alit tentang keresahan Masyarakat pada saat musim hujan tiba .

Iklan
Loading...

Menurut Safricap sebenarnya persoalan kecemasan masyarakat disini sudah di sampai berkali_kali pada pemerintah daerah baik itu ke Kabupaten Limapuluh Kota maupun Ke tingkat Propinsi Sumatera Barat lewat surat resmi dari Wali Nagari Sungai Timbang,Namun sampai saat ini harapan masyarakat ini tidak digubris,sehingga Pak cap sapaan akrabnya berkeluh kesah pada Khairul Apit.

Setelah seorang khairul Apit mendengar keluh kesah itu langsung meninjau lokasi yang sesungguhnya yang menjadi areal kecemasan itu. Tanpa berpikir panjang Khairul Apit Langsung mengambil inisiatif untuk menormalisasi aliran Batang Sinamar yang memisahkan kedua Jorong Lambah dan Jorong Ateh Kota,setelah adanya persetujuan dari pihak Nagari dan tokoh masyarakat maka Khairul Apit Menurunkan Alat berat untuk menormalisasi Batang Sinamar yang diperkiran panjangnya 600 meter.

Menurut Khairul Apit dengan meluruskan kembali aliran Batang Sinamar ke aliran Awal diperkirakan ratusan hektar Sawah dan kebun serta rumah masyarakat dapat terselamatkan dari hantaman banjir Batang Sinamar.
Uluran tangan ini sebenarnya alat atas dasar prihatin dengan kondisi keluhan masyakat, sehingga kita mau menurunkan satu alat berat untuk pekerjaan ini walaupun alat beratnya kita sewa.

Lebih lanjut Khairul Apit menjelaskan bahwa untuk pembiayaan pekerjaan ini kita tidak membebankan pada masyarakat ,seluruh kita ditanggulangi sendiri, .cuma ada beberapa pekerjaan yang memerlukan bantuan tenaga manusia yang sifatnya finishing dan ini kita ajak masyarakat untuk goro bersama tutup sang mantan wali Nagari Pandan Gadang ini mengakhiri. (syaipul dtk) .

Loading...
Loading...
loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here