Hasil Rekontruksi Terbukti Pak De Atin Dibunuh Setelah Melakukan Perlawanan

Rekontruksi ulang jkasus pembunuhan pak de Atin di Solok
Iklan border=

SumbartimeSolok-Untuk melengkapi berkas penyelidikan pembunuhan Priyatin alias Pak De Atin yang merupakan mayat dalam karung yang ditemukan terkubur dalam lobang resapan air septictank rumah salah seorang warga setempat, jajaran Polres Solok Kota menggelar rekontruksi atas pembunuhan tersebut, Selasa 27 Matet 2018 di TKP, Transad Kelurahan Kampung jawa,Kota Solok.

Iklan border=
Loading...

Dipimpin lansung oleh Waka Polres Solok Kota, Kompol Sumintak,SH, sebanyak satu kompi personil instansi tersebut diturunkan untuk melaksanakan rekontruksi dan menjaga keamanan demi kelancaran kegiatannya.

Pada rekontruksi yang beradegan sebanyak 36 kali itu, terbukti bahwa korban melakukan perlawanan sebelum mati terbunuh oleh Awi Suratno, dan disaat memasukan korban kedalam lobang resapan Air Septic tank, Awi dibantu oleh Alfredi yang tak lain adalah keponakannya sendiri.

Sebelumnya pada Jumat 9 Maret 2018 sekira jam 18.00 Wib, dua tersangka (Awi Suyatno dan Alfredi) datang ke TKP, yakni ke rumah Riko Suhendri yang taklain adalah menantunya sendiri, pada waktu itu rumah dalam keadaan kosong, di TKP tepatnya didalam rumah tersebut tersangka berbincang tentang penjualan tanah, dan sekira jam 22.00 Wib tersangka menelpon korban untuk datang kerumah tersebut.

Tak lama berselang, Korbanpun datang ke TKP, dan mereka melanjutkan perbincangan masalah penjualan tanah tersebut, dan disaat itu Awi menyuruh Alfredi untuk membeli minuman dan makanan ringan. Setelah dari warung pembicaraan pun dilanjutkan. Tak lama kemudian Alfredi pun pamit untuk tidur kekamar dan meninggalkan korban dan tersangka.

Alwi mengajak korban untuk melanjutkan pembicaraan diluar rumah tepatnya ditempat duduk  yang ada didepan rumah tersebut, dalam pembicaraan pada waktu itu tersangka menanyakan tentang hubungan korban dengan istri tersangka, dan hal itulah yang menjadi pemicu perkelahian dua sahabat tersebut.

Baca Juga :  Akibat Cemburu, Suami Tikam Istri Hingga Tewas

Disaat sedang duduk Awi melayangkan bogem mentah kedada korban, dan korbanpun berdiri, satu pukulanpun kembali dilayangkan tersangka namun dapat dielakan korban seraya membalas dengan cara menendang tersangka namun juga dielakannya, dan akhir dari perkelahian itu, setelah menerima pukulan  terakhir dari tersangka yang bersarang didada korban, korban pun ambruk ke tanah, dan disaat itu korban melihat sebungkah batu, sambil merangkak korban berniat untuk memgambil batu tersebut, namun korban kalah cepat dari tersangka.

Tersangka yang masih berdiri didekat korban segera mendahalui korban untuk mengambil batu tersebut, yang sebelumnya tersangka sempat memegang krah baju bagian belakang korban, setelah batu ditangan tersangka, tersangka memukulkannya pada kepala bagian belakang korban sehingga korban kembali ambruk ketanah, dan disaat itulah tersangka menghabisi nyawa korban dengan cara memukulkan batu tersebut berulang kali kebagian wajah dan kepala korban.

Setelah mengetahui korbannya tewas, tersangkapun segera mengambil sebuah karung dari dalam rumah dan memasukan korban kedalamnya, dan disaat akan mengangkat korban, karena merasa berat tersangka membangunkan Alfredi dan meminta untuk menolongnya, Korban diangkat dan dimasukan kedalam lobang resapan air septictank yang akhirnya dikeluarkan kembali oleh jajaran Polres Solok Kota pada Minggu 11 Maret 2018. (Gia)

. . . .
Loading...
Loading...
loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here