Harimau Liar Teror Warga Batu Gadang Lubuk Kilangan Padang

gambar ilustrasi

SUMBARTIME.COM-Harimau liar yang diperkirakan berukuran remaja mulai mengamuk dan meneror warga di kawasan Ngalau Baribuk, Kelurahan Batu Gadang, Kecamatan Lubuk Kilangan, Kota Padang.

Tiga ekor kambing milik warga setempat mati setelah dimangsa oleh predator ganas tersebut, Sabtu (25/08). Hal itu diketahui ketika warga Kawasan Ngalau Baribuk tersebut pergi ke ladangnya.

Iklan

Saat itulah dia melihat ke kandang kambingnya ada sesuatu yang ganjil. Setelah di dekati, warga tersebut melihat pintu kandang kambingnya terbuka lebar. Dua ekor kambingnya sudah dalam keadaan mati, sementara satu ekor laginya hilang tak tahu rimbanya.

Merasa penasaran kemudian warga tersebut berusaha mencari seekor kambingnya yang hilang. Tak lama kemudian di sebuah semak belukar dia melihat ada gerakan yang mencurigakan dari semak semak tersebut.

Selanjutnya warga itu mendekati semak belukar itu dan alangkah kagetnya ketika dia melihat seekor harimau berukuran remaja, sedang memangsa kambingnya yang hilang.

Kaget melihat kejadian tersebut, warga tersebut langsung  kabur dan meminta pertolongan kepada warga lainnya di Kelurahan Batu Gadang, Lubuk kilangan. Masyarakat lainnya yang mendengar cerita dari si pemilik kambing itu, lantas secara bersama sama mendatangi semak belukar tempat harimau memangsa ternak tersebut.

Namun saat di lokasi hariamu itu sudah tidak lagi ditemukan, tetapi warga hanya menemukan kepala kambing sisa santapan harimau liar yang lapar tersebut. Menyaksikan fenomena itu, kotan warga kelurahan Batu Gadang menjadi geger dan ketakutan.

Mereka menjadi cemas dan was was bila berpergian ke ladang ladang mereka.

Hal itu dibenarkan oleh Plt Lurah Batu Gadang, Erisman. Kepada awak media dirinya membenarkan kejadian yang dialami oleh warganya tersebut. Saat ini, tambahnya lagi, pihaknya bersama warga lain telah menghubungi  BKSDA Sumatra Barat, untuk melakukan penindakan serta antisipasi keganasan predator liar tersebut.

Terpisah pihak Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Sumbar, Zulmi Gusrul mengatakan, setelah pihaknya mendapatkan laporan, mereka langsung turun ke lokasi. Namun dirinya belum bisa memastikan berapa ekor jumlah harimau liar yang berkeliaran di kawasan pemukiman pemduduk setempat.

” Saat ini kami telah memasang perangkat sekitar 500 meter dari pemukiman warga. Mudah mudahan harimau itu bisa secepatnya tertangkap, paparnya. Namun walaupun demikian Zulmi meminta kepada warga untuk berhati hati bila hendak ke ladang ladang mereka, pungkasnya lagi mengatakan. (tim)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here