Pelaku Pembunuhan Pria di Atas Mobil Agya Pasbar Terungkap, Motif Soal Asmara

Polres Pasbar lakukan jumpa pers ungkap kasus pembunuhan di pasaman barat

SUMBARTIME.COM-Kurang dari 2 x24 jam, Polres Pasaman Barat berhasil mengungkap kasus pembunuhan terhadap korban bernama Siri (55) yang terjadi di di areal parkiran perkebunan kelapa sawit Plasma 1 PTPN VI Jalur VIII, di Kawasan Jorong Jambak, Nagari Lingkuang Aua, Jumat (24/08) kemaren.

Saat itu korban ditemukan tergeletak di dalam mobil jenis Agya dalam keadaan berlumuran darah, oleh salah seorang warga yang hendak akan memanen sawit. Penemuan mayat korban pembunuhan itu kontan saja membuat masyarakat geger serta melaporkan ke polisi.

Iklan

Setelah pihak Satreskrim Polres Pasaman Barat melakukan identifikasi dan penyelidikan kurang dari dua hari, aparat berhasil mengungkap kasus dan menciduk pelaku dugaan pembunuhan tersebut.

Adalah pelaku inisial AMD (20) laki laki warga Jorong Jambak, Jalur 10, Kecamatan Pasaman, Kabupaten Pasaman Barat, dan PNS (18) wanita warga Tongar Nagari Lingkung Aua. Keduanya diduga merupakan pasangan kekasih.

Berdasarkan hasil penyelidikan dan pemeriksaan saksi saksi, keduanya merupakan terduga pelaku pembunuhan korban bernama Siri, ujar Kapolres Pasaman Barat AKBP Iman Pribadi Santoso SIK didampingi Kepala Satuan Reskrim, AKP Denny Catur Wardhana.

Adapun motif mereka, dari hasil pemeriksaan sementara adalah karena ddiduga dendam terhadap korban yang ingin merusak hubungan asmara kedua pelaku. Disamping itu, tujuan kedua pelaku menghabisi, karena ingin memiliki harta korban, paparnya mengatakan.

Kedua pelaku melakukan pembunuhan berencana tersebut di kawasan di showroom Honda Gajah Motor Cabang Pasaman Barat Jambak Jalur 10, Nagari Lingkuang Aua, Kecamatan Pasaman, Pasaman Barat.

Keduanya menghabisi korban dengan menggunakan senjata tajam berupa cangkul hingga banyak ditemukan luka menganga di sekujur tubuh korban.

Saat ini keduanya masih dilakukan pemeriksaan dan akan dianacm dengan Pasal 340 KUHP jo Pasal 338 KUHP jo Pasal 55 ayat 1 ke – 1 jo Pasal 56 ayat 1 ke – 1 KUHP, dengan hukuman maksimal 20 tahun penjara. (sggn)

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here