Sumbartime – Sebuah video pengajian yang menimbulkan kontroversi tentang pertukaran pasangan menjadi viral di media sosial, mengguncang publik. Video tersebut menampilkan suasana pengajian di ruangan yang diduga dipimpin oleh empat pemimpin pengajian, di mana salah satunya menyatakan bahwa pertukaran pasangan diizinkan selama ada kesepakatan dari kedua belah pihak.
Dalam video tersebut, terlihat jemaah laki-laki dan perempuan yang mengenakan pakaian adat serta hijab, duduk di hadapan pemimpin pengajian yang memberikan penjelasan kontroversial tersebut. Salah satu pemimpin pengajian secara terang-terangan mengatakan bahwa di tempat tersebut, bertukar pasangan adalah hal yang diizinkan, asalkan dilakukan atas dasar sukarela dan kesepakatan bersama.
“Bebas di sini, asalkan seneng sama seneng, suka sama suka, silakan saja. Mau tukar pasangan juga boleh,” kata salah satu pemimpin pengajian itu yang dikutip pada Jumat, 1 Maret 2024.
Diketahui, konten tersebut diunggah di kanal YouTube bernama Mbah Den (Sariden) yang merupakan kanal yang dikelola oleh Samsudin.
Konten video yang memicu kehebohan tersebut diunggah ke kanal YouTube dengan nama Mbah Den (Sariden), yang merupakan kanal yang dikelola oleh Samsudin, pemilik Pondok Pesantren Nuswantoro di Desa Rejowinangun, Kabupaten Blitar, Jawa Timur. Konten ini menjadi sorotan publik dan berujung pada status hukum Samsudin yang kini menjadi tersangka.(R)
.





















