Sumbartime – Setelah dilakukan aksi demonstrasi oleh Aliansi Badan Eksekutif Mahasiswa Sumatera Barat (BEM SB), Gubernur Sumatera Barat (Sumbar), Mahyeldi, mengadakan pertemuan untuk membahas capaian kinerja serta rencana percepatan pembangunan yang akan dilakukan oleh Pemerintah Provinsi Sumbar ke depan.
Mahyeldi mengungkapkan apresiasi terhadap perhatian yang diberikan oleh mahasiswa terhadap pembangunan di Sumbar, menjadikan masukan dari mereka sebagai bahan evaluasi dalam upaya mewujudkan Sumbar yang Unggul, Madani, dan Berkelanjutan.
Dalam pertemuan di Ruang Rapat Istana Gubernur Sumbar, Gubernur menjelaskan bahwa semua masukan yang disampaikan oleh mahasiswa akan menjadi catatan penting bagi pemerintah dalam mengevaluasi kinerja selama tiga tahun terakhir serta merencanakan percepatan pembangunan ke depannya.
Fokus pembicaraan antara Gubernur dan mahasiswa adalah mengenai kinerja, capaian, dan rencana pembangunan yang akan dilakukan oleh Pemprov Sumbar.
Mahyeldi juga menanggapi berbagai pertanyaan yang diajukan oleh perwakilan Aliansi BEM, termasuk mengenai pemaksimalan kawasan Masjid Raya Sumbar sebagai pusat penerapan falsafah Adat Basandi Syarak-Syarak Basandi Kitabullah (ABS-SBK), pembangunan infrastruktur jalan, kelangkaan pupuk, tingkat inflasi, kemiskinan, pertumbuhan ekonomi, dan pendidikan.
“Pemerintah Provinsi Sumbar telah melakukan kajian bersama perwakilan Kerajaan Arab Saudi untuk membentuk kerja sama Sister Province guna merealisasikan rencana pembangunan kawasan Masjid Raya Sumbar sebagai pusat penerapan ABS-SBK,”ungkap Gubernur.
“Pemerintah secara aktif melakukan peninjauan rutin terhadap infrastruktur jalan, jembatan, irigasi, dan infrastruktur penting lainnya di seluruh kabupaten dan kota di Sumbar,”Lanjutnya.(R)

















