Ditengah Kampanye Hidup Bersih, Pasokan Air PDAM Kota Payakumbuh di Beberapa Kawasan Telah 3 Hari Mati

PIPA LEDENG AIR YANG SEDANG TIDAK BERFUNGSI

SUMBARTIME.COM-Masih di tengah kondisi pandemi dan perang terhadap penyebaran Covid-19, terjadi keresahan ditengah warga masyarakat Nagari Guguk, Sungai Beringin serta Koto Panjang, Kabupaten Limapuluh Kota.

Pasalnya air PDAM milik Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) Kota Payakumbuh lokasi Situjuh sudah 3 hari tidak mengalir dan mati total.

Iklan

Tidak ada angin tak ada hujan tiba-tiba saja pasokan air PDAM yang dikonsumsi warga sekitar berhenti mengalir walau setetespun.

Akibatnya, aktivitas di rumah seperti mandi, mencuci, hingga kebutuhan lainnya tidak berjalan sebagaimana mestinya.

Salah satu warganet bernama akun @mande4917 yang merupakan warga sekitar melalui sosial Media WhatAaps mengeluhkan perihal matinya pasokan air di daerahnya serta beberapa daerah sekitra lainnya sejak 3 hari belakangan.

Kami masyarakat guguak, Sungai beringin dan Koto Panjang…besok sudah memasuki hari ke 3 tdk dilalui air pdam…yg katanya (pdam) air sudah normal sejak sore kemaren, ternyata belum sampai juga ke tempat kami mlm ini dan sudah resah dan merasa terganggu dlm kehidupan sehari-hari, klu ada rekan2 tau solusinya mohon bantuannya…😭,” tulisnya mengatakan.

Saat dihubungi pada Rabu 28 Oktober 2020, dini hari sekira pukul 04.00 WIB, dirinya mengaku bahkan berani bersumpah hingga sampai saat itu belum ada setetespun air yang mengalir ke rumahnya serta rumah rumah warga lainnya.

Padahal menurut akunya lagi, telah ada beberapa warga yang menghubungi pihak PDAM Kota Payakumbuh dan saat itu pihak perusahaan air minum daerah tersebut berjanji dalam dua hari air akan hidup kembali secara normal di kawasan daerah mereka.

Namun faktanya hingga Rabu (28/10) jelang waktu subuh, belum ada setetspun air yang mengalir, tuturnya lagi.

Untuk itu dia serta ratusan warga lainnya berharap agar pasokan air PDAM Payakumbuh lokasi Situjuh bisa kembali mengalir secara normal di tengah tengah upaya pemerintah menggalakan dan mengkampanyekan Adaptasi kebiasaan baru yakni dengan poin menjaga kesehatan serta kebersihan lingkungan, pungkasnya mengatakan. (rd)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here