Dipaksa Hohohihi Layani Pria Hidung Belang, Remaja Yang Hamil 7 Bulan ini Kabur dari Kafe

Gambar Ilustrasi

SUMBARTIME.COM-Ini adalah kisah seorang remaja putri yang masih bawah umur sebut saja namanya Mawar berusia 17 Tahun warga Lirik, Indragiri Hulu (Inhu), Riau.

Mawar kabur dari sebuah kafe kawasan Inhu, karena tidak tahan dipaksa untuk melayani napsu pria hidung belang untuk berhohohihi alias berhubungan badan. Alasan Mawar menolak dan kabur dari kafe tempat dia bekerja lantaran saat ini dirinya dalam kondisi hamil 7 bulan.

Iklan
Loading...

Remaja putri tersebut kabur dan kembali ke rumah orang tuanya di Kecamatan Lirik. Oleh orang tuanya, kasus tersebut dilaporkan ke Polsek Lirik dengan tuduhan pencabulan hingga hamil terhadap anak bawah umur dan kasusnya dilimpahkan ke Unit Perlindungan Perempuan dan Anak ( PPA), ungkap Humas Polres Indragiri Hulu Ajun Inspektur Misran, Jumat (6/9) kemaren.

Menurut pengakuan Melati, dirinya bekerja di Kafe remang remang tersebut sejak Tahun 2017, saat kabur dari rumah. Saat itu dirinya berkenalan dengan pemilik kafe berinsial LN. Oleh LN pemilik kafe sekaligus mucikari, Melati ditampung dan dipekerjakan di tempatnya.

Awalnya tugas Melati hanya sekedar menemani tamu minum. Namun selanjutnya Melati dipaksa untuk melayani pria hidung belang berhohohihi alias berhubungan badan. Semenjak saat itu Gadis bawah umur itu dipaksa menjual tubuhnya oleh pemilik kafe sehingga menyebabkan dirinya hamil.

Mirisnya, saat usia kehamilannya memasuki bulan ke tujuh, Melati tetap dipaksa melayani napsu sahwat para pria hidung belang sehingga menyebabkan dirinya tidak tahan dan memilih untuk kabur dari kafe remang remang tersebut.

Sementara berdasarkan laporan tersebut, polisi telah mengamankan mucikari Melati pemilik kafe. Selain mengamankan LN, polisi juga mengamankan 5 orang pria hidung belang terduga penyebab Melati hamil, masing masing berinisial, HDT, STS, ADK, KLW, dan SKN.

Ke semua terduga pelaku sudah diamankan dan dimintai keterangan. Berdasarkan pengakuan LN si mucikari, dirinya menjual Melati dengan harga yang bervariasi kepada pria hidung belang, Di mulai dari harga, Rp 200 Ribu, hingga Rp 500 Ribu. Jika harga telah disepakati, Melati langsung diantar ke alamat pemesan.

Sampai saat ini polisi masih mendalami kasus tersebut apakah selain korban, masih adakah korban bawah umur lainnya yang dijual oleh pemilik kafe tersebut, papar Misran menjelaskan. (kr)

Loading...
Loading...
loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here