SUMBARTIME.COM-Peristiwa tragis terjadi di Jorong kayu Aro, Nagari Sungai Limau, Kecamatan Asam Jujuhan, Kabupaten Dharmasraya, Sabtu (30/7) kemaren. 3 orang warga yang berprofesi sebagai penambang dilaporkan tewas akibat diduga kehabisan oksigen di dalam lubang tambang dengan kedalaman lebih kurang 20 meter.
Dari informasi yang berhasil dikumpulkan, 3 orang pekerja tambang emas yang tewas akibat kehabisan oksigen itu masing masing, Nanang (35), warga Jorong Batu Kangkung, Nagari Alahan Nan Tigo, Kecamatan Asam Jujuhan, Asrul (36) warga Jorong Lubuk Beringin, Nagari Alahan Nan Tigo Kecamatan Asam Jujuhan dan Ibnu Abbas (37), warga Jorong Sungai Papo, Nagari Alahan Nan Tigo, Kecamatan Asam Jujuhan.
Ketiganya diduga melakukan penambangan di lokasi yang tidak berizin dan telah ditutup.
Hal tersebut diungkapkan oleh Kapolsek Sungai Rumbai AKP Suyanto kepada para awak media, Minggu (31/7) kemaren. Menurutnya, diduga akibat kehabisan oksigen 3 orang penambang meninggal dunia di dalam tambang rakyat yang sebelumnya lokasi telah ditutup, paparnya.
Adapun kronologi berawal dari ketika korban masuk ke dalam lubang tambang. Namun setelah menunggu beberapa lama, rekan para korban tersebut merasa heran dan curiga, ketiganya tak kunjung kembali keluar dari lubang tambang. Selanjutnya rekan para korban melaporkan kejadian kepada warga sekitar. Tidak lama kemudian warga datang ke lokasi.
Setelah dilakukan penyusuran ke dalam tambang, ditemukan ketiga korban dalam kondisi sudah tidak bernyawa. Selanjutnya peristiwa tersebut dilaporkan ke polisi.
Adapun saat ini di lokasi lubang tambang telah diberi police line, dan aparat dari Polsek Dungai Rumbai yang diback Up Reskrim Polres Dharmasraya masih melakukan penyelidikan penyebab pasti meninggalnya korban, papar Suyanto. (gry)




















