Dibalik Pelaporan RO Mantan Caleg DPR RI, Zamhar : “Pintu Damai Tetap Terbuka Tetapi Dengan Syarat”

Zamhar pengusaha sukses asal Limapuluh Kota

SUMBARTIME.COM-Ada guratan kecewa terlukis di wajah Zamhar Pasma Budi, pengusaha asal Banjalaweh, Kabupaten Limapuluh Kota, terkait persoalan kasus yang dia perkarakan terkait mantan salah seorang Caleg perempuan DPR RI asal Partai Demokrat.

Ditemui di Payakumbuh, Kamis 19 Maret 2020, Zamhar mengatakan jika dirinya mengaku kecewa terkait belum juga dilakukan penahanan terhadap tersangka RO mantan Calon Anggota Legislatif (Caleg) DPRI-RI Daerah Pemilihan (Dapil) Sumbar 2 yang dinilai telah melakukan dugaan tindakan penipuan terhadap dirinya sebesar 1,7 Milyar.

Iklan

Padahal ungkapnya lagi, dengan naiknya status tersangka oleh pihak Polres Limapuluh Kota terhadap RO maka sudah selayaknya mantan Caleg perempuan tersebut dilakukan penahanan. Namun Zamhar tidak mengerti kenapa sampai berita ini diturunkan RO masih bebas berkeliaran, timpalnya penuh tanya.

Lebih jauh, kepada awak media dirinya menceritakan terkait persoalan yang terjadi antara dirinya dengan RO hingga berujung pada kasus hukum. Awalnya menurut Zamhar antara dirinya dengan RO terlibat dalam urusan pemenangan RO sebagai salah seorang Caleg dari Partai Demokrat Dapil 2 untuk DPR RI pada Pileg 2019 silam.

Dalam perjalanan, kepada dirinya RO sempat mengajukan pinjaman dana untuk membiayai masa kampanye selama pileg 2019 berlangsung dengan jaminan sebuah apartemen mewah serta satu unit mobil, tutur Zamhar.

Saat Pileg telah usai, Zamhar menagih kembali sejumlah uang yang sempat dia pinjamkan dengan beberapa kali pembayaran kepada RO. Namun saat ditagih dengan berbagai macam serta alasan RO berdalih yang intinya menghindar dari tanggung jawab hingga berujung pada pelaporan terhadap RO.

Terkait soal pelaporan yang dia lakukan hingga telah ditetapkannya RO sebagai tersangka oleh pihak Kepolisian, Zamhar mengaku kasus ini cepat diselesaikan menurut aturan serta Undang Undang yang berlaku.

” Kita berharap ini cepat diselesaikan dengan sesegera mungkin menurut aturan yang berlaku,” tandas Zamhar.

Akan tetapi persoalan hukum antara dirinya dengan RO tidak tertutup kemungkinan jika diselesaikan dengan cara kekeluargaan asalkan yang bersangkutan (RO) menyadari kekeliruan yang telah dia perbuat terhadap dirinya serta keluarganya, paparnya lagi.

Zamhar menerangkan sejak terjadinya pertikaian antara dirinya dengan RO, tidak hanya sampai melibatkan mereka berdua saja. Namun sudah merembes pada keluarganya yang lain.

Keharmonisan dirinya dengan anak serta istri sempat terganggu akibat persoalan tersebut, aku Zamhar. Beberapa kali anaknya yang saat ini masih menuntut ilmu di luar negeri mendapatkan teror hingga sempat membuat mental anaknya menjadi down, ucap Zamhar lagi.

” Jadi persolan ini bukan semata soal uang yang dipinjam. Namun karena keharmonisan keluarga yang terganggu. Itu alasan utama saya melaporkan RO ke Polisi,” tuturnya.

Zamhar mengatakan jika persoalan hukum yang menimpa RO bisa diselesaikan. Pintu damai masih terbuka dengan lebar dengan syarat RO meminta maaf kepada keluarganya dan mengakui kekeliruan serta penghianatannya terhadap seorang kawan yang pernah berjuang untuknya, tutup pengusaha sukses itu mengatakan. (tim)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here