Anak Sekolah Dirumahkan, Henny Riza : Momen Bagi Ibu Menjaga Si Buah Hati Dari Covid-19

SUMBARTIME.COM-Bunda PAUD Kota Payakumbuh Henny Riza Falepi berharap orang tua terutama para ibu untuk bisa memantau anak-anak selama masa belajar di rumah ditetapkan pemerintah selama 14 hari. Menyusul Surat Instruksi Wali Kota Payakumbuh Tentang Instruksi Penanganan Dampak Coronavirus Disease (Covid-19) Di Kota Payakumbuh Nomor 01/Instruksi/WK-PYK/2020.

Henny menyebut diliburkannya sekolah akibat kasus Covid-19 ini berarti para siswa dapat belajar dari rumah, bukan berhenti proses belajarnya. Henny menyebut ibu perlu memantau bagaimana pelaksanaan tugas yang telah diberikan guru kepada anak.

“Kita minta anak untuk tidak banyak bermain di luar, jangan sampai tindakan pencegahan yang kita lakukan ini menjadi tidak efektif saat anak yang seharusnya di rumah malah keluyuran di luar, sekolah diliburkan bukan berarti bisa liburan, namun tetap belajar didampingi orang tua,” kata Henny saat diwawancara Kamis (19/3) saat berkunjung ke kantor lurah Tiakar.

Henny juga mengajak ibu-ibu agar anak-anaknya diberikan kegiatan positif, menurut Henny ada hikmah dari kejadian ini dimana waktu ibu untuk memperhatikan sang buah hati menjadi lebih baik, menjaga anaknya dari bahaya Virus Corona yang mengancam.

“Ibu-ibu juga harus banyak dirumah, jangan sering keluar di tempat keramaian, lakukanlah antisipasi dini kalau seandainya ada perkembangan kepada gejala Covid-19, sehingga bisa dilakukan pemeriksaan di puskesmas atau rumah sakit kalau ada gejala flu menyerang, jangan sampai lengah,” pinta Henny.

Henny juga menyebut kita tidak tahu penderita Covid-19 ini ciri-cirinya seperti apa saat kita berada di tempat umum, selama masa berdiam di rumah, setidaknya bisa menghentikan penyebaran virus ini meskipun di wilayah kita belum ditemukan kasus warga yang positif Covid-19.

“Insyaallah dengan ikhtiar kita bersama, kita bisa bebas dari bahaya Virus Corona ini,” ujarnya.

Henny yang juga Ketua TP-PKK Kota Payakumbuh menghimbau ibu-ibu PKK kelurahan dan kecematan untuk menghindari kegiatan keluar yang tidak perlu, termasuk kegiatan PKK di lapangan agar diminimalkan.

“Kita tetap berkoordiasi di grup media sosial, kegiatan yang melibatkan banyak massa kita tunda sampai situasi kondusif kembali,” pungkas Henny. (Humas)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here