Buntut Dari Penyegelan Rumah Pribadi Wakil Bupati Solok 6 Anggota Ormas Diperiksa Polisi

penyegelan rumah pribadi Wakil Bupati Solok oleh ormas

SUMBARTIME.COM-Pasca peristiwa penyegelan rumah pribadi milik Wakil Bupati Kabupaten Solok, Yulfadri Nurdin, oleh sekelompok Ormas yang diduga dari Laskar Merah Putih, pada Selasa (15/9) dini hari kemaren, membuat polisi turun tangan.

Menurut Kapolres Solok AKBP Ferry Suwandi, Rabu 16 September 2020, kepada awak media mengungkapkan jika pihaknya saat ini sedang melakukan pemeriksaan 6 orang anggota Ormas tersebut, ujarnya.

Iklan

Menurutnya, polisi masih mendalami peristiwa penyegelan tersebut oleh salah satu Ormas, termasuk memastikan apa benar jika ormas tersebut disuruh oleh seseorang.

“Kita akan dalami termasuk unsur pidananya secara teliti dan hati hati. Apa kasus ini benar atas suruhan seseorang atau hanya inisiatif sendiri.” tutur Ferry Suwandi.

Dijelaskan lagi menurutnya, saat ini dalam kontestasi Pilkada dan memanasnya persaingan antar calon. Untuk itu pihaknya akan mendalami secara hati hati, tutupnya.

Sebelumnya diketahui pada Selasa 15 September 2020, dini hari, telah terjadi penyegelan rumah pribadi milik Wakil Bupati Solok, Yulfadri Nurdin.

Penyegelan yang diduga dilakukan oleh Ormas Laskar Merah Putih tersebut dipicu persoalan hutang piutang, antara Yuldari Nurdin dengan Epyardi Asda, mantan anggota DPR RI yang kini mencalon sebagai Bupati Solok.

Peristiwa penyegelan rumah pribadi tersebut telah membuat warga masyarakat Kabupaten Solok dan Sumbar menjadi geger. Pertama kali dalam catatan sejarah rumah pribadi seorang Pejabat teras Kbupaten disegel oleh sebuah Ormas. (tim)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here