BPN Respon Larangan Jumatan Prabowo, Ini Jawaban Takmir Mesjid Kauman

Prabowo saat berada di Purbalingga

SUMBARTIME.COM-Beredarnya surat larangan bagi Prabowo Subianto Calon Presiden nomor urut 02 oleh Takmir Mesjid Agung Kauman Semarang KH. Hanief Ismail , mendapat respon keras dari Badan Pemenangan Nasional ( BPN) Prabowo Sandi.

Dahnil Anzar Simanjuntak dalam akun twitternya sempat menyinggung persoalan tersebut.

Iklan

” Pak @prabowo mau shalat jumat kok dilarang-larang, beliau pasti shalat jumat di lokasi terdekat dimana beliau sedang ada acara, tenang saja, beliau shalatnya tetap menghadap kiblat kok, bukan menghadap kamera,” tulis Dahnil dalam akun Twitternya, Kamis (14/2).

Sementara itu, Takmir Mesjid Agung Kauman, KH. Hanif Ismail saat diklarifikasi awak media, menjelaskan yang dilarang adalah kegiatan politiknya di dalam mesjid, bukan sholatnya, ujarnya mengatakan.

Menurutnya dua hari yang lalu datang pengurus partai Gerindra ke tempatnya dengan mengatakan jika Prabowo akan sholat Jumat di Mesjid Kauman.

” Saat itu saya bilang ya tidak apa apa. Silahkan saja, karena setiap muslim berhak melakukan Sholat di Mesjid manapun,” tutur KH. Hanif Ismail.

Namun tak lama kemudian, dirinya kaget ketika beredar famlet yang mengajak semua kader Gerindra untuk Sholat Jumat bersama Prabowo di Mesjid Kauman. Untuk itu dirinya menganggap ajakan tersebut sudah sebagai bagian dari bentuk kegiatan politik, ya jelas kami keberatan, paparnya lagi. (bn)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here