Sumbartime – Dua nagari di Kabupaten Pasaman mengalami dampak banjir selama tiga hari terakhir. Banjir ini merendam puluhan rumah, memutus akses jalan, dan merusak areal pertanian warga. banjir mulai melanda sejak Sabtu (14/10).
Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Pasaman mencatat bahwa banjir melanda wilayah Kenagarian Aiamanggih Barat dan Duriantinggih di Kecamatan Lubuksikaping.
Beruntungnya, tidak ada korban jiwa yang dilaporkan akibat bencana ini, meskipun kerugian materil masih dalam pendataan pihak berwenang.
Banjir ini dipicu diduga oleh runtuhnya bronjong sungai Paraman Dareh, yang mengakibatkan aliran sungai meluap ke areal sawah warga. Hasil pendataan awal menunjukkan bahwa 93 rumah dan tiga hektar sawah terdampak banjir. Selain itu, fasilitas umum seperti jalan lintas Kampungpadang menuju Padang Sarai juga terdampak dan tidak dapat dilalui oleh kendaraan roda empat. Fasilitas air bersih juga mengalami kerusakan.
Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Pasaman bersama relawan bencana dan masyarakat sedang berusaha membersihkan material banjir dan batang kayu yang terseret arus.
Kepala Pelaksana BPBD Pasaman, Alim Bazar, mengungkapkan bahwa ada empat jorong yang terdampak banjir di Nagari Duriantinggi.
“Selain melakukan pembersihan, BPBD juga menyediakan dapur umum untuk masyarakat yang terdampak,” Ungkap Alim Bazar.





















