SUMBARTIME.COM-Dalam beberapa bulan belakangan ini kembali kawasan Sumatera Barat (Sumbar) digempur dengan peredaran rokok ilegal tanpa cukai dengan berbagai merek.
Sesuai dengan informasi awal, saat ini aparat kecolongan dengan maraknya peredaran rokok tanpa pita cukai resmi beredar terutama di beberapa titik kawasan Sumbar. Menurut sumber Sumbartime.com, dirinya mengungkapkan saat ini kawasan Sumbar terutama Agam dan Pasaman, digempur dengan masuknya rokok diduga ilegal dari jaringan Jambi.
“Beberapa titik lokasi seperti Pasaman serta Agam sejak beberapa bulan belakangan ini digempur oleh jaringan Jambi dalam memasok rokok tanpa pita cukai resmi,” ungkap sumber menyebutkan, Sabtu (23/7).
Adapun jenis rokok yang mereka edarkan di beberapa lokasi titik tersebut, mayoritas merek Luffman dengan berbagai variannya, sambungnya lagi.
Lebih jauh sumber juga mengungkapkan jika diduga rokok ilegal yang berasal dari Jambi itu dipasok oleh Ketua salah satu Klub olah raga yang berdomisili di Payakumbuh, bebernya.
“Sepertinya bisnis gelap bos dari Payakumbuh yang diduga menurunkan barangnya secara nomaden tersebut aman aman saja serta luput dari pantuan aparat,” jelas sumber.
Terpisah, Kasubdit Humas dan Penyuluhan Bea Cukai, Hatta Wardhana, dalam berbagai kesempatan menjelaskan bahwa pihaknya terus menggempur dan menekan terkait peredaran rokok ilegal yang merugikan negara hingga Ratusan Milyar Rupiah tersebut, paparnya.
Dirinya mengatakan bahwa masyarakat diharapkan berperan aktif ikut membantu aparat penegak hukum terkait peredaran rokok ilagal tersebut. Adapun menurutnya lagi, secara garis besar pihaknya menjelaskan empat ciri rokok ilegal yang kini marak beredar, yaitu rokok tanpa pita cukai, rokok dengan pita cukai bekas, rokok dengan pita cukai palsu, dan rokok dengan pita cukai salah peruntukan,” terang Hatta Wardhana.
Terkait adanya informasi maraknya rokok ilegal gempur kawasan Sumbar terutama di Pasaman serta Agam, pihaknya akan berkoordninasi dengan Bea Cukai Teluk Bayur Padang menindak lanjuti laporan warga tersebut, tutupnya mengatakan. (tim)





















