Aksi Biadab Seorang Pria di Tualang Riau, Honorer Samsat Dibunuh dan Diperkosa

pelaku pembunuhan dan perkosaan honorer samsat

SUMBARTIME.COM-Seorang pria inisial R (22) warga Jalan Hang Jebat, Kelurahan Perawang, Kecamatan Tualang, Kabupaten Siak, Riau, ditangkap polisi usai melakukan aksi biadab, membunuh dan memperkosa seorang pegawai honorer Samsat setempat.

Kejadian tersebut terungkap bermula dari ditemukannya seorang mayat wanita yang kemudian diketahui berinisial NY (25) di sebuah rumah kawasan Kelurahan Tualang, Sabtu (16/10) kemaren.

Iklan

Saat ditemukan kondisi korban sangat tragis, bersimbah darah dan pakaian acak acakan. warga yang menemukan mayat seorang wanita tersebut langsung melaporkannya ke Polsek Tualang.

Polisi yang mendapatkan laporan langsung melakukan penyelidikan termasuk beberapa saksi saksi termasuk R sendiri. Saat dilakukan penyelidikan, polisi menmukan kecurigaan dari R, sehingga langsung dilakukan intrograsi, selanjutnya yang bersangkutan mengaku sebagai pelaku yang menghabisi korban.

Hal itu dibenarkan oleh Kapolsek Tualang, AKP Alvin Agung, Minggu 17 Oktober 2021. Menurutnya setelah melakukan serangkaian pemeriksaan, dicurigailah seorang pria berinisial R. Selanjutnya setelah dilakukan pemeriksaan yang lebih mendalam R mengaku bahwa dia pelakunya.

Adapun motif R menghabisi nyawa korban karena emosi saat korban melawan ketika akan diperkosa.

Peristiwa bermula dari pelaku yang tinggal bersebelahan rumah dari korban, mendengar korban mandi. Selanjutnya melalui plafon atap, korban merayap hingga tepat berada di atas kamar mandi korban. Saat itu, tanpa diketahui oleh korban, pelaku sangat leluasa mengintip korban mandi.

Tak bisa mengendalikan napsunya, pelaku pun turun ke bawah menyelinap masuk ke dalam rumah korban dan terus menuju kamar mandi. Selanjutnya pelaku sambil menyentakan tangan korban memaksanya untuk keluar dari kamar mandi.

Akan tetapi saat itu korban melawan, sehingga pelaku membenturkan kepala korban ke dinding hingga mengalami luka cukup serius. Tidak sampai disitu pelaku kemudian mencekik korban hingga kritis. Saat kritis itulah pelaku dengan biadabnya memperkosa korban. Usai puas melakukan aksi setannya itu, kembali pelaku memastikan korban telah tewas.

Setelah korban dipastikan tewas, pelaku mengambil barang barang berharga milik korban antara lain sebuah sepeda motor beserta surat surat kendaraan, serta ponsel, papar Alvin menjelaskan kronologi kejadian. (kr)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here