Aksi Begal Terjadi di Fly Over Bukitinggi, Motor Terbakar Belasan Juta Uang Berhasil di Rampas

Motor korban pembegalan di fly over Bukitinggi hangus terbakar

SUMBARTIME.COM-Aksi begal dengan korban seorang pengendara sepeda motor terjadi di jembatan fly over, Aur Kuning, Bukitinggi, Selasa (23/7) subuh, sekira pukul 05.00 WIB.

Pengendara sepeda motor jenis Honda Revo bernama Prisma Arianto (31) warga Jorong Aro Kandikia, Nagari Gaduik, Tilatang Kamang, Kabupaten Agam, harus kehilangan uang kontan miliknya sebanyak 13 Juta Rupiah, saat 4 orang pelaku begal dengan memakai dua unit motor melakukan aksi pembegalan terhadap dirinya di jembatan fly over, Aur Kuning.

Iklan

Tidak hanya kehilangan uang, korban juga mengalami luka yang cukup serius di bagian wajah akibat terjatuh dari motor. Sementara kendaraan roda dua miliknya juga ikut terbakar dalam peristiwa tersebut.

Menurut Kasatreskrim Polres Bukitinggi, AKP Andi M. Akbar, peristiwa pembegalan tersebut terjadi saat situasi masih sepi di kawasan fly over Aur Kuning. Korban yang datang melintasi jembatan layang dan bermaksud hendak menuju pasar Padang luar, tiba di lokasi di pepet oleh 4 orang tak dikenal dengan memakai dua unit kendaraan bermotor.

Selanjutnya salah satu dari kawanan begal tersebut menendang motor korban hingga korban terjatuh di dinding pagar Fly Over. Saat korban terjatuh salah seorang pelaku langsung memukul kepala korban dengan sebuah potongan besi. Beruntung saat itu korban memakai helm sehingga tidak terdapat luka yang cukup serius di bagian kepala.

Saat korban tersandar tak berdaya, para pelaku begal langsung memeriksa jok motor korban dan merampas uang senilai, Rp 13 Juta. Belum diketahui secara pasti kawanan begal tersebut sengaja atau tidak membakar motor korban, dari motor tersebut keluar percikan api dan tak lama kemudian kendaraan itu terbakar hangus.

Sementara korban sendiri tidak bisa mengenali para pelaku karena ke empatnya memakai helm yang menutupi rapat wajah mereka. Saat ini kasus tersebut masih ditangani oleh kepolisian, tutur Andi M. Akbar menerangkan. (ezi)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here