• AD ART Sumbartime.com
  • Advertorial
  • Disclaimer
  • Home
  • Home
  • Iklan
  • Pedoman Berita
  • Redaksi Sumbartime.com
  • Sitemap
  • Tentang Kami
  • Visi Misi
Sumbartime.com
Advertisement
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Sumbartime.com
No Result
View All Result
  • Home
  • Sumbar
  • Peristiwa
  • Kriminal
  • Nasional
  • Opini
  • Pemerintahan
  • Video
  • Wisata
ADVERTISEMENT
Home Sumbar Payakumbuh

Ada Dugaan Permainan Kejahatan Dunia Pendidikan di MTSN Koto Nan Ampek Payakumbuh?

Sumbar Time by Sumbar Time
17 Juli 2018
in Payakumbuh, Peristiwa
A A
0
Ada Dugaan Permainan Kejahatan Dunia Pendidikan di MTSN Koto Nan Ampek Payakumbuh?

gambar ilustrasi

0
SHARES
7
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter
ADVERTISEMENT

SUMBARTIME.COM-Bak api dalam sekam, dan sewaktu waktu akan  siap membakar, fenomena persoalan dunia pendidikan di Kota Payakumbuh seakan akan tak pernah habisnya.

ADVERTISEMENT

Dari hasil investigasi di lapangan, ditenggarai sebuah sekolah yang cukup bonafit setingkat SLTP di kota Payakumbuh diduga telah terjadi permainan yang dianggap telah merugikan para peserta didik terutama siswa serta wali murid itu sendiri.

ADVERTISEMENT

MTSN Koto Nan Ampek yang digadang gadangkan sebagai sekolah sarat prestasi di Kota Payakumbuh disinyalir dan diduga telah melakukan praktek kejahatan di dunia pendidikan yang terorganisir.

Diduga dengan modus menerima siswa tahun pelajaran baru sebanyak banyaknya hingga mencapai belasan lokal serta isi peserta didik yang melebihi muatan lokal dinsinyalir untuk meraup rupiah dari uang sumbangan para peserta didik baru yang belajar dan menuntut ilmu di sekolah Madrasah tersebut.

BacaJuga

STIH Putri Maharaja Cetak 68 Sarjana Hukum Baru

STIH Putri Maharaja Cetak 68 Sarjana Hukum Baru

25 Juli 2026
Gadis Payakumbuh ‘Bisa!’, Nayyara Ayudia Khansa Sabet Medali di Kejuaraan Panahan Internasional

Gadis Payakumbuh ‘Bisa!’, Nayyara Ayudia Khansa Sabet Medali di Kejuaraan Panahan Internasional

25 April 2026
Lansia di Limapuluh Kota Ditangkap Cabuli Siswi SMP Anak Tetangga

Lansia di Limapuluh Kota Ditangkap Cabuli Siswi SMP Anak Tetangga

29 Maret 2026

Anehnya menurut data dari tahun pelajaran 2016, perekrutan serta penerimaan siswa baru mencapai 10 lokal untuk katagori kelas 7, namun pada tingkat kelas 8 pada tahun berikutnya menciut menjadi 8 lokal, dan selanjutnya pada kelas 9 hanya menjadi 6 lokal.

Artinya, menurut beberapa sumber, telah terjadi penciutan siswa pada tingkat kelas 9 hampir separoh dari  jumlah penerimaan siswa yang rata rata per lokal  pada kelas 7 di isi sebanyak 42 siswa.

Penciutan lebih dari separo siswa tersebut yang menjadi kejanggalan bagi para pengamat dunia pendidikan di Kota Payakumbuh.  Para pemerhati dunia pendidikan mengaku heran kemana perginya separoh siswa yang pernah mendaftar dan belajar pada kelas 7 di MTSN Koto Nan Ampek tersebut.

Menurut pemerhati, ada dugaan kejanggalan sedang terjadi di MTSN Koto Nan Ampek terkait penyusutan massal siswa yang belajar di sekolah tersebut. Jumlah siswa saat awal masuk berjumlah total sebanyak 420 orang, namun pada kelas 9 telah menjadi 210 siswa. Mereka mempertanyakan kemana separo lebih siswa yang pernah diterima dan menempuh pendidkikan di sekolah yang terkenal cukup bonafit tersebut.

ADVERTISEMENT

Diwaktu yang bersamaan, salah seorang Kepala Sekolah SMP Negri di Kota Payakumbuh, dengan hati hati dia menyebutkan bahwa ada kesepakatan tak tertulis sesama sejawat jika mereka tidak mau menerima siswa buangan (pindahan) dari MTSN Koto Nan Ampek Payakumbuh tanpa mau menjelaskan secara rinci apa maksud jelasnya.

Terpisah dari pengakuan seorang siswa berinisial Buyung bersama dengan orang tuanya mengaku dirinya sedang mencari sekolah baru setelah secara halus ‘dipaksa’ pindah oleh pihak MTSN.

Menurut pengakuan Buyung dirinya sudah tidak kerasan lagi sekolah di MTSN Koto Nan Ampek. Alasan dirinya pindah dari sekolah tersebut, karena selalu mendapatkan teror dari pihak sekolah sehingga membuat dia jarang masuk dan malas sekolah.

Alhasil karena jarang sekolah banyak tugas sekolah yang tidak tuntas sehingga diduga oinilah penyebab alasan dirinya diminta keluar dari sekolah yang bersangkutan, ujarnya yang dibenarkan oleh orang tuanya sendiri.

Hal yang sama juga terjadi pada siswa siswa lain yang telah terlebih dahulu keluar dari MTSN dan terpaksa pindah ke Kabupaten Limapuluh Kota demi mensukseskan program pemerintah wajib belajar 9 Tahun. Dari pengakuan beberapa sumber praktek ini telah terjadi sedikitnya sejak 6 tahun lalu sampai sekarang.

Diduga ada praktek penerimaan siswa baru dengan sebanyak banyaknya hingga konon kabarnya tahun ajaran ini mencapai belasan lokal dengan rata rata 40 orang per lokal demi mengejar fulus atas nama sumbangan pembangunan sekolah masing masing persiswa sebesar 1 Juta Rupiah, ujar beberapa sumber.

Ketika kebenaran dugaan tuduhan tersebut di klarifikasi serta tanggapan diminta dan dihubungi kepada pihak sekolah MTSN Koto Nan Ampek melalui WA Kepala Sekolahnya, sampai berita ini diturunkan awak media belum mendapatkan balasan. (aa)

 

ADVERTISEMENT
Previous Post

Diduga Lakukan Pemerasan, Satpol PP Padang Amankan Dua Pelajar

Next Post

Gerah Disebut Sebagai Caleg dari PDIP, Pengacara Imam Besar Habieb Riziq Bantah Dan Bilang Itu Berita Bohong

Sumbar Time

Sumbar Time

Setiap Waktu Bernilai Informasi

BacaJuga

STIH Putri Maharaja Cetak 68 Sarjana Hukum Baru
Payakumbuh

STIH Putri Maharaja Cetak 68 Sarjana Hukum Baru

25 Juli 2026
Gadis Payakumbuh ‘Bisa!’, Nayyara Ayudia Khansa Sabet Medali di Kejuaraan Panahan Internasional
Olahraga

Gadis Payakumbuh ‘Bisa!’, Nayyara Ayudia Khansa Sabet Medali di Kejuaraan Panahan Internasional

25 April 2026
Lansia di Limapuluh Kota Ditangkap Cabuli Siswi SMP Anak Tetangga
Limapuluh Kota

Lansia di Limapuluh Kota Ditangkap Cabuli Siswi SMP Anak Tetangga

29 Maret 2026
Bayi Perempuan Ditemukan Dalam Kardus di Gadut Bukittinggi
Bukittinggi

Bayi Perempuan Ditemukan Dalam Kardus di Gadut Bukittinggi

15 Januari 2026
Kepala Dinas Kesehatan Kota Payakumbuh, dr. Yanti MPH.
Payakumbuh

Agar Terjamin JKN Sejak Lahir, Begini Tata Cara Pendaftaran Bayi Baru di Kota Payakumbuh

7 Desember 2025
Next Post
Gerah Disebut Sebagai Caleg dari PDIP, Pengacara Imam Besar Habieb Riziq Bantah Dan Bilang Itu Berita Bohong

Gerah Disebut Sebagai Caleg dari PDIP, Pengacara Imam Besar Habieb Riziq Bantah Dan Bilang Itu Berita Bohong

Justictalk ” Ngobrol santai melek hukum”

https://youtu.be/r3p0YSm3qWE
ADVERTISEMENT
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Aviary Terbesar di Asia Tenggara Ada di Kota Bukittinggi Salah Satunya

Aviary Terbesar di Asia Tenggara Ada di Kota Bukittinggi Salah Satunya

7 Juni 2024
Lebih Dari 1000 Orang Mengantri di Rumah Dinas Walikota Bukittinggi

Lebih Dari 1000 Orang Mengantri di Rumah Dinas Walikota Bukittinggi

30 Desember 2023
Ini Dampak Digratiskan Objek Wisata Di Bukittinggi

Ini Dampak Digratiskan Objek Wisata Di Bukittinggi

23 Desember 2023
Viral Membawa Berkah di Objek Wisata Negeri Diatas Awan

Viral Membawa Berkah di Objek Wisata Negeri Diatas Awan

5 Mei 2024
Canduang Rayakan HUT RI dengan Konsep Bergilir Antar-Nagari

Canduang Rayakan HUT RI dengan Konsep Bergilir Antar-Nagari

0
Musda DPD PAN Payakumbuh,Empat Nama Diputuskan DPW Menjadi Pimpinan Pengurus DPD PAN Kota Payakumbuh

Musda DPD PAN Payakumbuh,Empat Nama Diputuskan DPW Menjadi Pimpinan Pengurus DPD PAN Kota Payakumbuh

0
Safaruddin Dt. Bandaro Rajo : Bamus DPRD Bukan Hanya Membahas Ranperda SOPD Semata

Safaruddin Dt. Bandaro Rajo : Bamus DPRD Bukan Hanya Membahas Ranperda SOPD Semata

0
MTB JELAJAH GUNUNG BUNGSU BERTABUR HADIAH

MTB JELAJAH GUNUNG BUNGSU BERTABUR HADIAH

0
Canduang Rayakan HUT RI dengan Konsep Bergilir Antar-Nagari

Canduang Rayakan HUT RI dengan Konsep Bergilir Antar-Nagari

13 Agustus 2026
KPK, Komnas HAM, dan Ombudsman Digedor: UFDK Lempar Bola Panas ke Jakarta, Bukittinggi Kian Berisik

KPK, Komnas HAM, dan Ombudsman Digedor: UFDK Lempar Bola Panas ke Jakarta, Bukittinggi Kian Berisik

1 Agustus 2026
Antahlah, Sakik Kapalo Den…!

Antahlah, Sakik Kapalo Den…!

30 Juli 2026
Kebakaran Hebat di Payakumbuh, Lima Bangunan Hangus dan Satu Warga Terluka

Kebakaran Hebat di Payakumbuh, Lima Bangunan Hangus dan Satu Warga Terluka

27 Juli 2026

Berita Terbaru

Canduang Rayakan HUT RI dengan Konsep Bergilir Antar-Nagari

Canduang Rayakan HUT RI dengan Konsep Bergilir Antar-Nagari

13 Agustus 2026
KPK, Komnas HAM, dan Ombudsman Digedor: UFDK Lempar Bola Panas ke Jakarta, Bukittinggi Kian Berisik

KPK, Komnas HAM, dan Ombudsman Digedor: UFDK Lempar Bola Panas ke Jakarta, Bukittinggi Kian Berisik

1 Agustus 2026
Antahlah, Sakik Kapalo Den…!

Antahlah, Sakik Kapalo Den…!

30 Juli 2026
Kebakaran Hebat di Payakumbuh, Lima Bangunan Hangus dan Satu Warga Terluka

Kebakaran Hebat di Payakumbuh, Lima Bangunan Hangus dan Satu Warga Terluka

27 Juli 2026
ADVERTISEMENT
Sumbartime.com

Sumbartime.com -"Setiap Waktu Bernilai Informasi"

Ikuti Kami

  • Redaksi Sumbartime.com
  • Pedoman Berita
  • Disclaimer

© 2025 sumbartime.com - Design By rudDesign.

No Result
View All Result
  • Redaksi Sumbartime.com
  • Pedoman Berita
  • Disclaimer
  • Iklan

© 2025 sumbartime.com - Design By rudDesign.