Sumbartime – Data terbaru dari BPBD Padang Pariaman mencatat bahwa sebanyak 3.421 jiwa terdampak akibat bencana yang terjadi selama dua hari terakhir. Kalaksa BPBD Padang Pariaman, Budi Mulya, menyebutkan bahwa terdapat 107 titik bencana yang terdata, termasuk banjir, longsor, dan pohon tumbang.
Bencana tersebut menyebabkan tiga korban jiwa, dua luka berat, dan kerusakan infrastruktur yang signifikan, termasuk 28 unit jembatan, 55 unit ruas jalan, 42 unit rumah, 54 unit fasilitas umum, 13 irigasi, dan 1 cek dam.
“Intensitas hujan tinggi di hampir seluruh wilayah Padang Pariaman menjadi penyebab utama terjadinya bencana ini,”ujarnya.
Debit air sungai seperti Batang Anai, Batang Ulakan, Batang Dareh, Batang Mangoe, Batang Kamumuan, dan Batang Tapakih meningkat akibat hujan deras tersebut. Situasi ini memperparah kondisi bencana yang melanda daerah tersebut, menimbulkan kerugian besar bagi masyarakat dan infrastruktur.
Dalam upaya penanggulangan, BPBD Padang Pariaman fokus pada evakuasi dan membersihkan material banjir dan longsor.
Kerjasama antara berbagai pihak diperlukan untuk mengurangi dampak bencana dan memulihkan kondisi wilayah terdampak. Langkah-langkah preventif dan mitigasi harus terus ditingkatkan untuk menghadapi potensi bencana alam di masa mendatang.(R)





















