Sumbartime.com,- Gubernur Sumatera Barat, Mahyeldi, mengingatkan masyarakat di provinsi tersebut untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi bencana seiring masuknya musim penghujan.
Prakiraan dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) menjadi dasar untuk mempersiapkan langkah-langkah antisipasi.
Gubernur Mahyeldi telah meminta Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sumbar untuk berkoordinasi dengan BPBD kabupaten dan kota untuk dapat bertindak cepat dalam situasi darurat.
Ia menegaskan bahwa mekanisme penanggulangan bencana sudah ada, dimulai dari tingkat kabupaten dan kota.
“Apabila kabupaten dan kota mengalami kesulitan dalam menangani bencana, provinsi akan turun tangan untuk memberikan bantuan. Meski begitu, masyarakat, terutama yang tinggal di daerah rawan bencana, diminta untuk selalu meningkatkan kewaspadaan,”ungkapnya
Beberapa daerah di Sumbar, seperti Padang Pariaman dan Pasaman Barat, baru-baru ini mengalami banjir dalam satu minggu terakhir. Banjir tersebut telah mengakibatkan kerusakan signifikan, termasuk erosi pondasi jembatan yang menghubungkan jalan nasional Padang-Pekanbaru di Padang Pariaman. Pemerintah setempat berupaya melakukan langkah penanggulangan dalam situasi ini.
Sebelumnya, BMKG melaporkan bahwa sekitar 3,4 persen zona musim di beberapa wilayah, termasuk Sumatera Barat, telah memasuki musim hujan pada September 2023.(*)





















