Sumbartime.com,- Kenaikan harga garam di Kota Padang, Sumatera Barat, telah memberikan dampak signifikan pada industri olahan ikan kering di wilayah tersebut.
Produksi ikan kering mengalami penurunan hingga mencapai 50 persen. Hal ini menjadi dampak langsung dari kenaikan harga garam yang melanda daerah tersebut.
Pengolahan ikan kering merupakan salah satu industri penting di Kota Padang, dengan banyak pekerja yang terlibat dalam proses ini. Namun, imbas dari kenaikan harga garam telah membuat kondisi menjadi sulit.
Salah satu ungkapan hati pengolah ikan kering kepada Sumbartime, Kamis (7/9/2023), mengatakan, harga garam naik sejak tiga-empat bulan terakhir.
Harga garam yang naik signifikan telah meningkatkan biaya produksi ikan kering, yang pada akhirnya memaksa produsen untuk mengurangi produksi mereka.
“Tidak dapat untung mas harga cost produksi sama biaya jual Ikan yang beli mahal, hasilnya dijual murah. Bahan baku, garam,dll sekarang naik, bertambah modal,”ungkap salah satu pedagang.
Situasi ini menjadi perhatian serius bagi para pelaku usaha di industri ikan kering, dan pemerintah setempat diharapkan untuk mencari solusi yang dapat membantu meredakan dampak dari kenaikan harga garam ini.(*)




















