SUMBARTIME.COM, Agam,- Jumat,15/7/2022,- Hal itu dikatakan (A) pelaku penculikan Gadis dibawah umur kepada keluarga korban korban, saat kedua orang tua korban memberikan keterangan pada awak media Sumbartime.com di halaman Mako Polres Bukittinggi(13/7) kemarin.
Seorang gadis dibawah umur bernama SALWA (14)Tahun Asal Balingka kabupaten Agam Dilaporkan Hilang, oleh pihak keluarga ke polres kota Bukittinggi. Menurut laporan sementara korban diduga dibawa Kabur oleh sopir Angkot jurusan Bukittinggi-Sei Buluah.
Pihak keluarga melaporkan kasus hilang anak gadisnya, sejak sepakan lalu, tanggal,09/07/2022, Sekitar pukul 17.00. Hal ini pun menjadi ramai jadi perbincangan. dikalangan sopir angkot. Pasalnya, Salwa hilang setelah ada seorang pria Sopir angkot yang membawanya. Inisial (A) udah tiga kali dibawa oleh pelaku.
Kedua orangtua korban, Yulia susilawati dan Tedi karma warga Jorong lambah nagari sianok anam suku kabupaten Agam, melaporkan kehilangan putrinya ke Paman korban yang dilanjutkan ke kepolisian yang diduga dibawa kabur sopir angkot.
“Tedi karma ayah korban mengatakan, hilangnya gadis tersebut diketahui sejak Salwa tidak pulang ke rumah. Sebelum hilang, dikabarkan ada yang menjemput namun menunggu tidak jauh dari rumahnya,”ungkap Tedi.
“Sebelum dinyatakan hilang ada seorang lelaki yang menjemputnya. Lelaki itu menunggu tidak jauh dari rumah korban,” Pungkas Tedi karma kepada Sumbartime.com, jumat 14/7/2022.
“Menurutnya, saya tidak mengetahui siapa lelaki yang menjemputnya, dan statusnya sebagai apa. Yang pasti sejak itu, sudah hampir sepekan Salwa tidak pulang,”katanya.
Pihak keluarga sempat mencari keberadaan Salwa Namun upaya pencarian tidak membuahkan hasil. Hingga akhirnya pihak keluarga melaporkan hilangnya Salwa ke kepolisian dengan bukti surat laporan Polisi.
“Lebih lanjut orang tua korban sangat berharap kepulangan Salwa yang tidak pulang hampir satu minggu,”harapan Yulia dan Tedi.
Orang tua korban juga berharap diduga pelaku ditangkap pihak kepolisian. Pelaku juga menantang kepolisian selaku pihak keamanan dan Dukun menangkap saya tidak bakalan bisa. Pungkas (A) kepada Keluarga Salwa.
(alx)




















