SUMBARTIME.COM-Warga Sumbar sempat digegerkan dan dihebohkan tentang beredarnya sebuah video yang viral di medsos terkait seorang penumpang bus NPM tujuan rute pulau Jawa, pingsan usai divaksin di gerai Polsek X Koto Dibawah, kawasan Danau Singkarak, Kabupaten Solok, pada Senin (17/1) kemaren.
Disebutkan penumpang Bus NPM yang diketahui bernama Bambang (24) pingsan saat usai divaksin oleh petugas Satgas Covid-19. Dalam video yang berdurasi 39 detik tersebut, terlihat Bambang lemas usai divaksin dan petugas baik dari nakes maupun polisi sibuk melakukan penyelamatan terhadap dirinya.
Terkait video yang disebar dan beredar serta viral di somed tersebut, membuat masyarakat heboh. Berbagai macam serta ragam tanggapan ditulis oleh nitizen yang rata rata mengecam tindakan petugas yang dianggap tidak melalui prosedur saat hendak melakukan vaksin.
Menanggapi beredarnya video seorang penumapng Bus NPM asal Sungaipuar Agam, tujuan Kota Bandung yang disebutkan pingsan usai divaksin, Kapolres Solok, AKBP Ferry Suwandi, S.IK, saat dikonfirmasi para awak media Selasa (18/1) menilai si penyebar video yang viral di jagadmaya tersebut terlalu berlebihan, tuturnya.
“Tidak benar penumbang bernama Bambang itu pingsan usai divaksin di gerai Polsek X Koto Singkarak. Tapi yang ada penumpang tersebut lemas,” ungkapnya.
Ferry menjelaskan, jika penumpang tersebut lemas usai divaksin akibat begadang jelang keberangkatannya. Selain itu penumpang tersebut juga diketahui belum sarapan dan pfobia dengan jarum suntik. Faktanya usai mendapatkan penanganan dari petugas dengan diberikan bantuan oksigen serta diberikan kue serta snak, yang bersangkutan kembali normal dan bisa melanjutkan perjalanannya.
Terakhir kabar dari penumpang tersebut posisinya telah berada di kawasan Jambi dan kondisinya baik baik saja, pungkas Ferry menjelaskan. (BO)





















