SUMBARTIME.COM-Di laporkan satu orang penumpang bus bermerek Pesantren Bidayatul Hidayah bernomor polisi BM 7784 JU yang terlibat kecelakaan beruntun pada Kamis (1/7) malam di Jalan Raya Padang Panjang- Bukittinggi, atas nama Halomoan Dalimunte asal Rokan Hilir (Rohil) meninggal dunia akibat peristiwa nahas tersebut.
Selain terdapat satu korban tewas, juga dilaporkan puluhan penumpang serta seorang penghuni rumah ikut luka luka dan dilarikan serta dirawat di RSUD Padang Panjang dan Rumah Sakit Yarsi Padang Panjang.
Seperti diketahui sebelumnya, telah terjadi kecelakaan beruntun yang menimpa satu unit truk, satu bus, serta tiga sepeda motor di Jalan raya Padang panjang- Bukittinggi, tepatnya di Jorong Bintungan, Nagari Panyalaian, Tanahdatar sekira pukul 22.30 WIB.
Kecelakaan beruntun itu terjadi diduga akibat blongnya rem truk Fuso dengan plat nomor B 9101 BEV yang dikendarai oleh Jhoni Warisman. Selain menyebakan adanya korban nyawa serta puluhan luka luka, juga terdapatnya kerusakan bangunan yakni sebuah warung makan dan 4 rumah warga.
Adapun kronologis kejadian menurut Kasatlantas Polres Padang Panjang, AKP Dedi Antoni , Jumat 2 Juli 2021 siang, menuturkan berawal dari sebuah truk Fuso dari arah Bukittinggi hendak menuju arah Padang Panjang mengalami dugaan rem blong.
Sesampai di lokasi kejadian, muncul sebuah bus bermerek Pesantren Bidayatul Hidayah dari arah berlawanan. Truk yang hilang kendali menabrak bus yang akan menuju pulang ke Rohil. Akibatnya, bus terpental keluar badan jalan dan langsung menghantam sebuah gudang sekaligus tempat tinggal pemiliknya.
Sementara truk Fuso usai menabrak bus, masih tetap berjalan tak terkendali dan menghantam sebuah warung makan, tiga rumah, pagar besi setelah sebelumnya sempat menabrak 3 sepeda motor.
Adapun kondisi truk usai menabrak beberapa kendaraan serta beberapa bangunan serta pagar besi, oleng dan terbalik. Tragisnya 4 roda bagian belakang truk terlepas dari sumbunya.
Sementara kondisi sopir truk dalam keadaan terjepit dan juga mengalami luka luka. Adapun total korban luka luka sebanyak 22 orang. Sementara kerugian yang ditimbulkan akibat kecelakaan beruntun itu mencapai ratusan juta rupiah, papar Dedi.
Terpisah, cerita dari salah satu penghuni rumah yang ikut dihantam truk Fuso menceritakan anaknya ikut menjadi korban luka luka. Saat kejadian terdengar bunyi keras lalu sedetik kemudian atap rumahnya terlepas dan dinding rumahnya ambruk.
Tambahnya lagi saat kejadian anaknya yang sedang tertidur pulas tertimpa bangunan material rumah yang jatuh sehingga mengalami pendarahan di bagian kepala,. Beruntung petugas rumah sakit cepat datang ke lokasi sehingga anknya segera di larikan ke rumah sakit, paparnya. (ezi)




















