SUMBARTIME.COM.Terkait adanya kasus seorang guru di rampok oleh kawanan orang tak dikenal diatas mobil yang modusnya sebagai tumpangan kendaraan travel pada Selasa 2 Februarai 20201, kemaren, pihak polisi melakukan perburuan terhadap gerombolan rampok tersebut.
Hal itu diungkapkan Kanit Reskrim Polsek Koto Tangah Kota Padang Ipda Mardianto, Rabu (3/1). Menurutnya, kasus yang bikin geger tersebut masih dilakukan penyedikan dan pelacakan, ungkapnya.
Lebih jauh dia menjelaskan pihaknya akan fokus mengungkap kasus bandit jalanan yang telah makan korban tersebut. Nantinya pihaknya akan meminta keterangan korban serta sejumlah saksi lainnya, serta mencari barang bukti yang mengarah kepada identitas para pelaku, papar Ipda Mardianto.
Seperti diketahui, pada Selasa pagi kemaren, telah terjadi tindakan kasus penganiayaan dan perampokan terhadap Nurlela seorang guru yang bertugas di MAN 1 Padang Pariaman.
Korban mengalami teror serta penganiayaan yang dilakukan oleh kawanan rampok tak dikenal diatas sebuah mobil jenis Avanza warna Silver yang mengaku sebagai kendaraan travel yang lokasi kejadiannya, di jalur jalan raya antara Pasir Jambak menuju Lubuk Alung.
Tidak hanya penganiayaan serta teror yang dialami oleh korban. Namun Nurlela harus kehilangan harta bendanya berupa perhiasan emas, ponsel serta uang tunainya yang terdapat dalam rekening.
Hebohnya kasus perampokan itu menurut para nitizen mengungkapkan jika kejadian hampir sama juga terjadi di kawasan Kabupaten Solok.
Seorang Kepala Puskesmas Kayu Jao juga mengalami perampokan diatas mobil yang modusnya juga sebagai kendaraan umum pada tanggal 13 Januarai 2021, kemaren. Korban saat itu dari Padang menuju Kabupaten Solok dengan menumpangi sebuah mobil yang disangkanya kendaraan travel. (dei)




















