SUMBARTIME.COM-Sabtu (9/1) malam sekira pukul 21.00 WIB, di sebuah rumah kawasan Sungai Sapiah, Kecamatan Kuranji, Kota Padang, tampak ramai dikunjungi warga sekitar.
Pasalnya, malam itu warga datang ke rumah orang tua salah satu penumpang bernama Angga Fernanda Afriyon (25) yang terdaftar dalam pesawat Sriwijaya Air SJ 182 yang hilang kontak dan diduga terjatuh di Kepulauan Seribu, DKI Jakarta, Sabtu 9 Januari 2021 siang.
Kedatangan warga tersebut adalah untuk memberikan rasa empati dan mendoakan agar ada keajaiban yang diberikan oleh Yang Maha Kuasa agar Angga Fernando Afriyon bisa ditemuakan dalam kondisi selamat.
Dari cerita pihak keluarga, diketahui Angga Fernando Afriyon salah satu penumpang Sriwijaya Air SJ 182. Dirinya berangkat dari Jakarta menuju Kalimantan atas panggilan kerja oleh bosnya di sebuah perusahaan kapal Batu bara di kawasan setempat.
Masih dari cerita pihak keluarga, Jika Angga sebelumnya ke Jakarta adalah dalam rangka membezuk istrinya asal Pariaman yang baru saja melahirkan anak pertama mereka pada tanggal 2 Januari 2021 kemaren.
Angga baru saja mengajukan cuti kerja kepada perusaahannya di Kalimantan, demi menengok putra pertamanya lahir dan diberi nama Alvano Faeyza Alingga.
Namun pada Jumat 8 Januari 2021, saat asyik menikmati kebersamaan bersama sang istri dan putra pertamanya, tiba tiba atasannya di perusahaan meminta Angga untuk segera kembali ke Kalimantan.
Sebenarnya, Angga masih berat meninggalkan istri serta anak bayinya untuk kembali ke Kalimantan. Namun karena ada persoalan di kapal tempat dia bekerja, maka dengan berat hati dirinya terpaksa mengikuti keinginan atasannya untuk segera kembali ke lokasi kerja.
Pada malam hari sebelum akan kembali ke Kalimantan, Angga sempat menghubungi ibunya Afrida, (55) dan ayahnya Oyon (60) di Padang melalui Video Call untuk memberitahukan jika dirinya akan kembali ke Kalimantan.
Sebenarnya kedua orang tua Angga enggan melepas dirinya untuk kembali ke Kalimantan. Menurut keluarga, Ibu Angga seperti mendapatkan firasat tidak enak jika anaknya kembali ke Kalimantan.
Namun Taqdir tetap berkata lain. Angga tetap kembali ke Kalimantan pada Sabtu 9 Januari 2021 dengan menumpangi pesawat Sriwijaya Air SJ 182, hingga terjadilah peristiwa tragedi kecelakaan pesawat tersebut.
Saat ini pihak keluarga serta warga sekitar berharap ada keajaiban datang dari Yang Maha Kuasa, agar Angga bisa ditemukan selamat, papar pihak keluarga sedih. (dei)





















