SUMBARTIME.COM-Masih ingat peristiwa pembunuhan di Sungai Geringging II, Nagari Malai III Koto,Kecamatan Sungai Geringging Kabupaten Padang Pariaman, pada Kamis (9/7), kemaren?
Seorang warga setempat bernama Yushar (53) tewas bersimbah darah di depan rumahnya setelah beberapa kali mendapatkan tusukan senjata tajam dari tersangka RA (17). Selanjutnya tersamgka kabur melarikan diri dan berhasil ditangkap aparat kepolisian di kawasan Maninjau beberapa jam setelah kejadian.
Dalam gelaran jumpa pers yang diadakan Polres Pariaman, Jumat 17 Juli 2020, Kapolres AKBP Deny Rendra Laksmana, mengungkapkan motif dari pembunuhan tersebut.
Dijelaskan, motif dari tersangka RA melakukan pembunuhan terhadap korban Yusra, berawal dari keduanya terlibat percekcokan, terkait narkoba jenis sabu.
Antara tersangka dan korban, keduanya adalah teman akrab. beberapa jam sebelum kejadian keduanya bersama satu orang lagi sempat menggelar pesta sabu di sebuah lokasi kawasan Sungai Geringging. Usai pesta sabu milik korban, ketiganya lalu membubarkan diri.
Namun beberapa saat kemuadian, tersangka ternyata masih belum puas menikmati sabu. Selanjutnya tersangka dan seorang temannya lagi berencana mencuri sabu milik korban di kediamannya. Selanjutnya dengan mengendarai motor, tersangka dan temannya menuju rumah korban.
Sesampai di lokasi, tersangka turun dari motornya. Sementara temannya langsung pergi meninggalkan tersangka. Selanjutnya dengan mengendap, tersangka memasuki rumah korban melalui pintu belakang. Namun beum berhasil rencana tersangka untuk mencuri sabu milik korban, dirinya sudah ketahuan.
Saat itu antara tersangka dan korban terlibat percekcokan. Korban marah dengan kelakuan tersangka yang berniat ingin mencuri sabu miliknya. Selanjutnya, karena emosi korban pergi ke dapur rumahnya dan mengambil sebilah parang. Selanjutnya parang tersebut diayunkan kepada tersangka.
Tersangka yang mendapatkan serangan sempat menangkis dengan tangan kirinya. Selanjutnya tersangka mencabut sebilah pisau yang terselip di pinggangnya dan langsung menusukan berkali kali ke perut korban hingga mencapai 10 lubang.
Akibatnya korban tidak berdaya dan dengan mudah kepala korban dihempaskan tersangka ke tanah. lalu sejurus kemudian warga yang mendengar kegaduhan keluar dan menuju lokasi kejadian. Saat itulah tersangka langsung kabur dengan menyembunyikan senjata dirinya dan senjata korban, hingga akhirnya tersangka berhasil diamankan, papar Deny. (jo)




















