SUMBARTIME.COM-Tragis dan menyedihkan, begitulah kisah hidup seorang ibu rumah tangga (IRT) muda berinisial MR (28) warga Jorong Taluak, Nagari Taluak Ampek Suku, Kecamatan Banuhampu, Kabupaten Agam.
Dirinya ditemukan tewas tergantung dengan sehelai kain diatas loteng rumah kontrakannya, Senin (15/6) siang, sekira pukul 11.00 WIB. Ibu muda ini diduga nekad mengakhiri hidupnya dengan cara gantung diri dengan meninggalkan 4 orang anak yang masih kecil.
Dari informasi yang berhasil dikumpulkan diduga MR gantung diri akibat memiliki persoalan rumah tangga dengan suami yang keduanya, dimana mereka baru hidup berumah tangga sejak 6 bulan yang lalu melalui perkawinan nikah siri.
Adapun alasan dugaan persoalan rumah tangga dengan suaminya lantaran ditemukannya sebuah surat wasiat yang dia tujukan kepada sang suami yang berinisial R (38) yang berisikan antara lain permintaan maaf dan merasa telah bersalah telah membuat suaminya susah.
Namun demikian lanjut korban dalam surat wasiat tersebut, dirinya mengaku sangat menyayangi sang suami dan untuk membuktikan rasa sayangnya tersebut, dirinya rela membawa cintanya sampai mati, demikian sepenggal isi surat korban yang ditemukan dekat jasadnya.
Terpisah, Kapolres Bukittinggi AKBP Iman Pribadi Santoso melalui Kasat reskrim AKP Chairul Amri Nasution, membenarkan peristiwa tersebut. Menurutnya, saat ini polisi masih mempelajari surat wasiat yang ditemukan dekat jasad korban dan masih meminta keterangan dari suami korban. Namun ujarnya lagi, tidak ditemukan adanya unsur kekerasan di tubuh korban, paparnya mengatakan. (ezi)




















