SUMBARTIME.COM-Entah apalah yang merasuki dua pasang muda mudi yang nonggrong di kawasan Taman Medan Nan Bapaneh Ngalau Indah, Jalan Soekarno Hatta, Kota Payakumbuh, pada Sabtu (24/1) malam, sekira pukul 21.30 WIB.
Tanpa risih dan tanpa malu, mereka duduak berdua duaan di kawasan tersebut sambil bercumbu mesra sambil sesekali yang pria mendaratkan ciuman mautnya ke pujaan hatinya tersebut.
Padahal situasi di sekitaran masih kelihatan ramai dan berada ditepi jalan besar. Namun dua pasang remaja ini seperti kesetanan dan tak peduli terhadap lingkungan sekitar. Asyik berangkulan sambil berciuman tak peduli jika lokasi berada di kawasan umum. Mirisnya kedua wanita pasangan dari dua pria tersebut malah memakai atribut muslimah.

Menurut Ustadz Youse Ibnu Ardinal yang saat itu berada tak jauh di depan dua pasangan yang sedang dimabuk asmara tersebut, mengatakan jika dua pasang remaja itu tak menghargai sendi adat serta budaya masyarakat Sumbar yang menganut budaya Ketimuran.
Dijelaskan oleh Ustadz Youse pada Sabtu 24 Januari 2020 malam, dirinya yang baru pulang mengisi ceramah di sebuah Mesjid, singgah di sebuah kafe Coffee kawasan Medan Nan Bapaneh Ngalau Indah bersama temannya.
Saat sedang asik menikmati segelas kopi, tiba tiba dirinya melihat dua pasang remaja yang sedang duduk berdua dua an di dalam taman. Awalnya dua pasangan itu biasa biasa saja terlihat. Namun lama kelamaan salah satu pasangan mulai liar dan melakukan aksi yang tidak pantas dilakukan di depan umum, papar Youse.
Salah satu pasangan yang duduk di bangku bagian luar arah ke jalan raya terlihat seperti kesetanan, saling berpelukan dan bercumbu tanpa ada rasa risih dan takut, tuturnya lagi.
“Saya sudah berusaha untuk mengingatkan mereka dengan mengeluarkan batuk yang tidak biasa. Namun pasangan tersebut tidak mempedulikan dan tetap asik bercumbu rayu,” papar Youse.
Padahal menurut ustadz muda itu lagi, belum beberapa hari Pemko Payakumbuh melakukan penindakan lokasi lokasi yang dianggap dan nilai maksiat, namun dua pasangan remaja itu tetap berani mempertontonkan aksi mesum mereka di depan umum, tutupnya mengatakan. (tim)





















