SUMBARTIME.COM-Maulid Nasution (24) dan Ardi Pangulu Gunuang Basa (56), adalah dua orang penumpang minibus jenis Suzuki APV yang terkena hantaman tanah longsor di kawasan Koto Alam, Kabupaten Limapuluh Kota, Selasa (10/12) dini hari.
Saat ditemui pada Selasa pagi, di Puskesmas Tanjung Pati oleh awak media, kondisi kedua penumpang mobul travel dari arah Kota Pekanbaru tersebut menderita luka yang cukup serius. Maulid mendapatkan luka lebam dibagian atas mata, sedangkan Ardi menderita luka lecet di bagian wajah sementara tangan serta kaki mengalami terkilir.
Kepada awak media, mereka menceritakan peristiwa tak akan pernah mereka lupakan seumur hidup mereka saat mengalami musibah dihantam longsor dan terseret terguling guling di dalam mobil bersama tiga orang penumpang lainnya.
Ardi penumpang yang asal Duri, Riau dan hendak menuju Matur, Agam menuturkan detik detik dirinya dihantam material longsor yang terjadi di KM 160, kawasan Koto Alam, Limapuluh Kota. Menurutnya, saat itu situasi jalur Sumbar Riau, dari Senin tengah malam hingga Selasa dini hari terlihat macet. Ratusan kendaraan baik roda dua maupun roda empat tak bisa bergerak dikarenakan adanya meterial longsor yang terjadi.
Saat petugas tim penanggulngan bencana selesai membersihkan material longsor yang menimbun jalan, mobil travel yang dia tumpangi mulai merayap pelan bersama dengan kendaraan lainnya. Saat kendaraannya mulai berjalan pelan, hanya beberapa menit kemudian tiba tiba terjadi lagi longsor dari atas perbukitan dan langsung menghantam kendaraannya.
Saat itu semua penumpang terpekik dan berteriak meminta tolong sambil bertakbir. Mobil yang dia tumpangi terseret serta terguling dihantam material longsor yang begitu kuat. Ardi saat itu hanya bisa pasrah merasakan ketakutan yang amat sangat, dan saat seketika itu dia pingsan tak sadarkan diri.
Saat dirinya suman dan sadar dari pingsan dia telah mendapatkan dirinya di ruangan medis Puskesmas Tanjung Pati mendapatkan perawatan. Saat itu air matanya langsung meleleh Istiqfar minta ampun Kepada Yang Maha Kuasa karena nyawanya telah terselamatkan, ujarnya haru. Adapun menurutnya tiga penumpang lainnya selamat tanpa mengalami cedera yang berarti.
Seperti diketahui, pada Selasa (10/12) dini hari telah terjadi longsor di KM 160, Jalur Sumbar Riau, kawasan Koto Alam, Kabupaten Limapuluh Kota. Saat kejadian didapatkan informasi adanya 3 unit kendaraan ikut dihantam dan terseret material longsor. Akibat peristiwa itu, Jalur Sumbar Riau kurang lebih 8 jam putus total. (aa)




















