6 Remaja Bawah Umur Kupak Rumah Warga 4 Hari Berturut Turut di Beberapa Lokasi Kawasan Sijunjung

barang bukti hasil aksi yang dilakukan ke 6 remaja tersebut

SUMBARTIME.COM-Luar Biasa!, 6 orang remaja yang terhitung masih bawah umur, melakukan aksi bandit jalanan dengan melakukan pencurian dengan pemberatan yakni pengupakan terhadap beberapa rumah di kawasan Kabupaten Sijunjung selama 4 hari berturut turut.

Aksi kriminal yang dilakukan oleh para remaja bawah umur itu tergolong nekad dan berani. Mereka dengan santai mengupak dan memasuki rumah warga serta mengambil barang berharga penghuni rumah. Perbuatan mereka itu terjadi selama 4 hari berturut turut mulai pada Rabu (22/9) hingga Sabtu (25/9), di beberapa lokasi yang berbeda.

Iklan

Namun petualangan bandit jalanan kategori anak bawah umur tersebut terhenti saat Satreskrim Polres Sijunjung berhasil menangkap dan meringkus para pelaku semuanya.

Hal tersebut diungkapkan oleh Kasatreskrim Polres Sijunjung, AKP Abdul Khadir Jailani, Minggu 26 Sepetember 2021 siang. Menurutnya polisi menangkap dan mengamankan 6 orang remaja bawah umur masing masing, HR (15), AZI (15), GAH (15), AP (15) IN (14) dan MAZ 13), terkait atas perbuatan mereka melakukan pencurian dengan pemberatan tehadap beberapa rumah wilayah hukum Polres Sijunjung, ujarnya.

Adapun aksi yang mereka lakukan terhadap pembongkaran rumah dilakukan selama 4 hari berturut turut di beberapa titik lokasi yang berbeda, sambung Abdul Khadir lagi.

Aksi terungkap bermula dari laporan salah satu korban yang mengaku rumahnya dimasuki oleh maling. Korban juga memberikan rekaman CCTV terkait aksi para pelaku yang terpantau.

Berangkat dari laporan tersebut, polisi melakukan penyelidikan. Saat dilakukan penyelidikan, masuk lagi laporan tentang pengupakan rumah di lokasi yang berbeda.

Setelah polsi berhasil mengidentifikasi wajah salah satu pelaku yang diketahui merupakan seorang remaja, pihaknya langsung turun mencari kebaradaan pelaku.

Pada Sabtu 25 Sepetmber 2021 siang hari sekira pukul 15.00 WIB, keberadaan pelaku inisial HR yang diduga otak dari aksi berhasil diketahui dan dilakukan penangkapan. Dari tas milik pelaku yang saat itu dibawanya, polisi menemukan sejumlah uang pecahan seratus ribu dan limapuluh ribu senilai total Rp 5 Juta. Selain itu, polisi juga menemukan satu unit ponsel merk Oppo A15.

Setelah dilakukan introgarai dan penyocokan, diduga uang serta ponsel yang dibawa pelaku HR merupakan barang hasil aksi yang mereka lakukan. Selanjutnya pelaku langsung dibawa ke Mapolres untuk proses pemeriksaan lanjutan.

Dari pengakuan HR selanjutnya polisi berhasil mengamankan 5 orang pelaku lainnya yang juga merupakan para remaja bawah umur.

Terkait para pelaku, papar Abdul Khadir lagi, 5 pelaku akan diproses sesuai hukum peradilan anak. Sementara satu pelaku lagi inisial MAZ yang masih berusia 13 Tahun, akan diberlakukan “Diversi” hukum, yakni karena yang bersangkutan masih tergolong anak anak dibawah 14 Tahun serta ancaman hukuman dibawah 7 Tahun maka dipulangkan kepada orang tuanya untuk dilakukan pembinaan, paparnya panjang lebar.(her)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here