Wanita Pemberani Pelerai Aksi Pengeroyokan 2 Prajurit TNI di Bukittinggi Diundang Khusus Dandim 0304/Agam

wanita yang terekam CCTV pelerai kasus pengeroyokan diundang Dandim (dok Kodim 0304/Agam)

SUMBARTIME.COM-Jumat 30 Oktober 2020, sekira pukul 16.40 WIB, di kawasan Simpang Tarok, Kelurahan Tarok, Kota Bukittinggi, seorang wanita paruh baya, dengan bergegas mendatangi sebuah toko pakaian muslimah yang terdapat di lokasi.

Kedatangan wanita paruh baya itu, bukan hendak membeli pakaian, namun kedatangan seorang ibu ibu yang belakangan diketahui bernama Sri Harlina (57) warga Kayu Gadih, Jambu Aia, Taluak, Kabupaten Agam, ke toko busana muslimah itu hendak menolong seseorang yang hendak dikeroyok oleh sejumlah orang berpakaian ala gank motor.

Iklan

Awalnya, Sri Harlina tak sengaja melewati lokasi. Namun saat itu dirinya melihat sejumlah orang ingin melakukan pengeroyokan terhadap satu orang. Belakangan diketahui jika korban pengeroyokan dan penganiayaan itu adalah seorang prajurit TNI yang bertugas di kesatuan Intel Kodim 0304/Agam bernama Serda Mistari.

Melihat adanya aksi pengeroyokan dan penganiayaan terhadap seorang korban, ibu paruh baya ini dengan spontan langsung menuju TKP. Tanpa memiliki rasa takut, Sri Herlina langsung menyeruak ke dalam kerumunan dan meminta serta bermohon kepada sejumlah pengeroyok untuk tidak lagi melanjutkan aksi penganiayaan yang mereka lakukan.

Padahal, saat itu Sri Herlina tidak mengenal siapa pelaku pengeroyokan dan siapa orang yang menjadi korban. Namun hati kecilnya berontak dan tidak menerima tindakan penzholiman sedang terjadi di depan matanya. Tanpa memikirkan keselamatan diri, Sri Herlina nekad masuk ke tengah tengah sekelompok orang yang sedang kalap meminta untuk meghentikan aksi anarkis mereka.

Tentu saja tindakan heroik wanita paruh baya ini yang terekam dalam kamera CCTV toko, mendapat pujian dari warga. Banyak nitizen memberikan aplus dan apresiasi atas keberanian yang dilakukan oleh Sri Herlina. Bahkan warga memberi gelar secara tidak resmi kepadanya sebagai “Bundo Kanduang” Urang Minang.

Tak terkecuali Komandan Kodim 0304/Agam Letnan Kolonel Arh Yosip Brozti Dani, Selasa 3 November 2020 mengundang Sri Herlina ke Markasnya.

Dani memberikan apresiasi secara khusus kepada “Bundo Kanduang” tersebut. Menurutnya Sri Herlina merupakan seorang wanita pemberani yang berhasil melerai aksi pengeroyoakn oleh anggota klub moge terhadap salh satu prajuritnya.

“Jika ibu ini tidak datang untuk melerai aksi pengeroyokan dan penganiayaan tersebut mungkin anggota saya akan mendapatkan luka lebih parah dari yang ada,” ungkapnya mengatakan.

Untuk itu dia atas nama keluarga TNI AD mengucapkan terima kasih yang tak terhingga kepada Sri Herlina, tutur Dani mengatakan secara tulus.

Seperti diketahui, warga Bukittinggi digemparkan oleh aksi gank moge HOG Siliwangi Bandung Chapter yang telah melakukan tindakan penganiayaan dan pengeroyokan terhadap 2 anggota TNI AD di Simpang Tarok, Jumat 30 Oktober 2020.

Atas peristiwa itu, Polres Bukittinggi telah menetapkan 5 orang tersangka dari gank moge tersebut. (tim)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here