Sumbartime – Sejumlah warga dari Jorong Koto Ranah Nagari Lubuk Ulang Aling, Kecamatan Sangir Batang Hari, Kabupaten Solok Selatan, Sumatera Barat, mengekspresikan keluhan terhadap kondisi jalan di wilayah mereka melalui sebuah rekaman video yang dibagikan di Instagram Sumbarkita pada Sabtu (16/12).
Mereka menggambarkan keadaan jalan dengan sindiran pedas, menyatakan bahwa jalan yang sangat memprihatinkan membuat mereka terpaksa menggunakan celana hawai sebagai solusi sementara.
Video yang beredar tersebut menunjukkan sejumlah ibu-ibu dan anak kecil yang berjalan di jalan tanah berlumpur yang sangat memperihatinkan.
Kondisi jalan yang berupa tanah liat berwarna kemerahan tersebut terlihat becek dan berlumpur, memaksa para ibu untuk menyingsingkan bawahannya agar tidak terkena lumpur.
Informasi terkait menunjukkan bahwa akses jalan tersebut merupakan bagian dari jalan provinsi Sumbar yang membentang sepanjang 54 kilometer dari Abai hingga Sungai Dareh. Namun, sepanjang 8 kilometer dari total panjang tersebut, terdapat jalan tanah yang cukup curam, menjadi jalur utama menuju pusat pemerintahan nagari.
Kondisi ini mempengaruhi tiga nagari, yaitu Lubuk Ulang Aling, Lubuk Ulang Aling Tengah, dan Lubuk Ulang Aling Selatan yang mengalami keterisoliran dari segi sarana prasarana. Masyarakat berharap pemerintah segera memperhatikan pembangunan jalan yang memadai guna mengatasi isolasi wilayah ini.(R)





















