Usai Pesta Miras, 5 Pemuda Salayo Kabupaten Solok Perkosa Anak SMA

5 orang pelaku yang 3 diantaranya masih pelajar diamankan Polisi

SUMBARTIME.COM-Nasib malang menimpa seorang gadis remaja berinisial VD (17) alias Bunga warga Kecamatan X Koto Singkarak, Kabupaten Solok, yang masih berstatus pelajar SMA.

Dirinya dipaksa melayani dan digilir secara brutal oleh 5 orang pemuda warga asal Nagari Salayo, Kecamatan Kubung. Di sebuah lapangan Bola JorongLurah Nan Tigo, Nagari Salayo, pada Minggu (22/3) dini hari sekira pukul 01.00 WIB.

Iklan

Kehormatan gadis malang itu direnggut paksa oleh 5 pemuda yang baru saja usai melakukan pesta miras. Sempat melakukan perlawanan, namun Bunga tak kuasa menghindar dan mengelak akibat kalah tenaga.

Menurut Kasatreskrim Polres Solok, AKP Deny Akhmad Hamdani,kepada awak media, Selasa 24 Maret 2020, menjelaskan saat ini korban ( Bunga) dalam kondisi trauma akibat dugaan perkosaan yang dilakukan oleh 5 remaja warga Nagari Salayo yang masing masing berinisial, HZ (24) RR (20), SJ (20) AR (19) dan ZF (18).

Adapun kronologi bermula saat Bunga dijemput oleh teman prianya HZ di rumahnya untuk diajak jalan jalan serta makan makan pada Sabtu sore hari. Pada malam harinya, korban di bawa oleh pelaku ke sebuah lapangan bola kaki di kawasan Nagari Salayo.

Di lokasi awalnya korban dirayu oleh pelaku untuk menyerahkan kehormatannya. Namun saat itu Bunga menolak dengan halus ajakan pelaku. Kesal karena ajakannya pelaku langsung memanggil 4 orang temannya yang terlebih dahulu sudah menunggu di lapangan bola tersebut.

Selanjutnya korban diperkosa dengan brutal oleh HZ dengan cara tangan serta kaki korban dipegangi oleh teman teman pelaku. Puas mencabuli korban, selanjutnya HZ meninggalkan korban begitu saja. Ironis usai HZ melakukan aksi bejatnya, 4 orang temannya juga ikut mencabuli korban secara bergantian.

Puas mencabuli dan memperkosa , kelima pelaku langsung pergi meninggalkan korban sendirian di lapangan bola tersebut.

Pagi harinya, korban menceritakan dan mengadukan kepada keluarganya tentang peristiwa bejat yang dia alami tersebut. Mendapati laporan dari korban, pihak keluarga marah dan tak senang langsung membuat laporan ke polisi.

Pada Senin 23 Maret 2020, Satreskrim Polres Solok dengan dibantu Polsek Kubung melakukan penangkapan terhadap ke 5 terduga pelaku masing masing di wilayah yang berbeda, papar AKP Deni. (tim)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here