SUMBARTIME.COM-Nasib nahas menimpa seorang warga Jorong Subarang, Nagari Taram, Kecamatan Harau, Kabupaten Limapuluh Kota, bernama Nesa Prima Sari (29).
Saat berboncengan dengan adiknya dengan mengendarai sepeda motor dari arah Simpang Empat Tanjung Pati hendak menuju arah Batu Balang, ibu rumah tangga tersebut dijambret oleh orang tak dikenal (OTK) di kawasan jalan raya Jorong Balai Nagari abtu Balang, sebelum jembatan, Rabu (3/2) siang sekira pukul 15.00 WIB.
Hal hasil, satu dompet tangan yang berisikan ponsel, serta uang tunai dan surat surat berharga lainnya yang diletakan di saku motor bagian depan lesap dibawa kabur oleh pelaku jambret.
Peristiwa tersebut sempat menjadi perhatian warga yang berada di sekitaran lokasi TKP. Korban bersama adiknya yang berteriak ada jambret sambil berusaha mengejar motor pelaku, sempat menjadi perhatian beberapa warga.
Namun karena kondisi jalanan yang sepi, OTK jambret dengan ciri ciri memakai motor jenis Vixion warna merah putih tersebut berhasil kabur melarikan diri.
Menurut korban pada Rabu malam, mengungkapkan jika usai peristiwa jambret yang dialami, dirinya bersama adik langsung menuju ke Polsek Harau untuk membuat laporan polisi dengan nomor LP/03/II/2021/Sek Harau.
Adapun kronologi kejadian ungkapnya, bermula dari diri serta adiknya pulang membeli bermacam jenis bunga di kawasan Polytani Tanjung Pati. Selanjutnya mereka berniat hendak langsung pulang menuju kediamannya di kawasan Nagari Taram dengan mengendarai motor Vario.
Namun sesampai di Jorong Balai, Nagari Batu Balang, sebelum jembatan tiba tiba seorang pria tak dikenal dengan menggunakan motor jenis Vixion warna merah putih datang dari arah belakang kendaraannya dan langsung menyambar dompet yang berada di laci motornya.
Korban menuturkan sepertinya mereka telah diintai dan dibuntuti oleh pelaku jambret sejak dari kawasan Tanjung Pati.
Akibat mengalami penjambretan dari OTK, Nesa Prima Sari mengalami kerugian dan kehilangan barang berupa satu unit ponsel merk Oppo F11, uang tunai serta surat surat penting lainnya. Menurut korban total dirinya mengalami kerugian sebesar Rp 5 Juta, ungkapnya.
Sementara itu, saat korban mengunggah status peristiwa penjambretan yang dialaminya di halaman akun Facebooknya yang bernama @Nessa Prima Sari, salah satu nitizen yang ikut mengomentari peristiwa, dengan mengatakan jika dirinya juga mengalami hal yang sama dengan korban.
Akun nitizen bernama @Rahma Dheva itu mengaku juga menjadi korban jambret sekira seminggu yang lalu di lokasi yang hampir sama. Nitizen tersebut mengungkapkan jika pelaku penjambretan terhadap dirinya memakai motor N MAX. (rd)





















