Sumbartime.com,- Kepolisian Polsek Ampek Angkek Canduang, Polresta Bukittinggi, Sumatera Barat tengah memburu seorang pencuri berkapak yang baru saja beraksi di sebuah kedai barang harian pada siang hari di daerah tersebut.
Sebelumnya di beritakan kejadian menghebohkan dan viral di media sosial pencurian dengan kekerasan, di mana pelaku menggunakan senjata api dan mengancam korbannya sebelum membawa kabur uang tunai sebesar Rp 70 juta.
Dikutip dari sumbar.antaranews.com Kapolsek Ampek Angkek Canduang, AKP Saherman membenarkan aksi Pencurian tersebut terjadi saat kaum Muslim sedang melaksanakan ibadah Jumat. Pelaku menggunakan senjata tajam jenis kapak dan mengancam penjaga warung untuk memberikan seluruh uang di kotak kasir. Total kerugian akibat aksi pencurian ini mencapai Rp 4,5 juta.
“Benar, telah terjadi dugaan pencurian di sebuah warung harian di Balai Gurah, Ampek Angkek saat kaum muslim melaksanakan ibadah jumat, saat ini kami mengejar pelaku dengan proses penyelidikan,” kata Kapolsek Ampek Angkek Canduang, AKP Saherman, Sabtu.
Polisi telah mengumpulkan bukti dan keterangan saksi untuk membantu dalam proses penyelidikan.
Dalam rekaman kamera pengintai, terlihat bahwa pelaku memasuki warung melalui bagian belakang dan mengenakan helm untuk menyamarkan identitasnya.
“Tersangka melakukan pengancaman kepada penjaga warung dengan kapak, dalam rekaman kamera pengintai dia memakai helm dan masuk melalui bagian belakang warung,” ungkap AKP Saherman
Meskipun aksi pencurian ini terjadi saat suasana sepi karena semua orang pergi ke masjid untuk Shalat Jumat, penjaga warung tidak bisa berbuat banyak ketika menghadapi ancaman pelaku yang tiba-tiba muncul dengan senjata berbahaya.
“Tersangka melakukan pengancaman kepada penjaga warung dengan kapak, dalam rekaman kamera pengintai dia memakai helm dan masuk melalui bagian belakang warung,” lanjutnya.
Ia menegaskan kepolisian akan berusaha semaksimal mungkin mengungkap pelaku pencurian dengan bekerjasama dengan Satuan Reskrim Polresta Bukittinggi.
“Kami berusaha semaksimal mungkin untuk mengungkap kasus ini dan kami minta masyarakat tetap berhari-hati dan antisipasi setiap tindak kejahatan, apapun informasi kami terima agar wilayah hukum Polresta Bukittinggi tetap aman,” lanjutnya lagi.
Pemilik warung bernama Irsal hanya bisa pasrah dan berharap pelaku segera ditemukan. Polisi bersama dengan Satuan Reskrim Polresta Bukittinggi berusaha semaksimal mungkin untuk mengungkap kasus ini.
“Kecurigaan saya terhadap identitas pelaku tentu ada, tapi takut menuduh, semoga ia diberikan hidayah dan daerah ini aman kembali,” ungkap irsal.
Kepolisian juga mengingatkan masyarakat untuk tetap waspada dan melaporkan setiap informasi yang dapat membantu menjaga keamanan wilayah hukum Polresta Bukittinggi.(*)





















