Terkait Motif Pembunuhan Pemilik Depot Air Minum di Sungai Beringin Limapuluh Kota, Begini Ungkap Pihak Keluarga Korban

tersangka bersama barang bukti

SUMBARTIME.COM-Terkait adanya pengakuan tersangka pelaku penganiayaan dan pembunuhan terhadap seorang pemilik bos usaha depot air minum inisial BB (60) warga Jorong Guguak, Nagari Sungai Beringin, Kecamatan Payakumbuh, Kabupaten Limapuluh Kota, dibantah oleh pihak keluarga korban.

Sebelumnya dari sumber Kepolisian berdasarkan pengakuan awal tersangka motif dirinya menghabisi korban lantaran kesal dan sakit hati karena korban telah menganggu kakak iparnya.

Iklan

Sementara itu dari pihak keluarga korban, membantah alasan serta motif pelaku yang berinisial RS (21) yang menuding korban telah merayu kakak iparnya.

Melalui salah satu pihak keluarga Korban bernama Nelsi, pada Selasa 6 Oktober 2020, kepada awak media, membantah tudingan terhadap korban tersebut. Menurutnya tidak benar korban sebelum peristiwa terjadi telah merayu kakak ipar pelaku seperti pengakuannya, ujarnya menyampaikan.

Di jelaskan, jika pelaku yang merupakan bukan orang setempat tidak memiliki saudara kandung di Sungai Beringin. Adapun inisial LBN (25) bukanlah kakak ipar pelaku. Bahkan suami dari LBN, inisial AN (25) mengakui jika pelaku bukanlah saudara kandung mereka, papar Nelsi.

Lebih jauh pihak kelurga menerangkan, terkait tudingan korban dianiaya hingga nyawanya terenggut lantaran sebelumnya telah menganggu kakak ipar pelaku adalah bohong besar.

“Tidak pernah korban (BB) merayu LBN,” tandas Nelsi.

Namun menurut Nelsi, mengungkapkan jika sehari sebelum peristiwa terjadi, saat itu di Depot air minum milik korban, berkumpul korban, LBN, AN, dan pelaku RS. Diketahui, pelaku (RS), LBN, dan AN, merupakan karyawan usaha depot air minum milik korban.

Pada siang hari tersebut mereka berkumpul, secara bercanda korban bertanya kepada LBN apakah memang istri dari AN itu bisa memijit. Kalau iya, korban sambil bercanda minta tolong dipijit badannya.

Saat itu sambil bercanda LBN didepan suaminya AN, membalas candaan korban dengan mengatakan,”Saya bukan istri bapak. Kenapa saya yang harus memijit bapak,” ujarnya.

Saat itu suasana cair saja dan tidak ada persoalan diantara mereka, papar Nelsi. Bahkan AN suami dari LBN ikut tertawa bersama dengan korban di lokasi depot air minum tersebut.

Namun ke esokan harinya, Minggu (4/10) siang, sekira pukul 12.15 wib, korban yang saat itu berada di lapangan bola kaki kawasan Sungai Beringin, dijemput dan diberi tahu oleh salah seorang warga jika depot air minumnya serta satu unit mobil jenis Kijang Inova dengan nomor polisi BA 8757 QQ, dirusak oleh tersangka RS.

Korban yang merasa kaget, langsung buru buru pergi mendatangi lokasi usaha serta mobilnya yang telah dirusak korban.

Namun disitulah petaka terjadi, korban yang baru sampai di lokasi, tiba tiba langsung diserang oleh pelaku dengan potongan besi yang dihantam di bagian belakang kepalanya sebanyak 3 kali hingga menyebabkan korban jatuh tersungkur dan pingsan serta kritis.

Korban sempat dilarikan ke rumah sakit, namun beberapa saat kemudian korban menghembuskan nafas terakhirnya.

Atas kejadian itu pihak keluarga benar benar tidak menyangka akan peristiwa yang terjadi tersebut. Padahal selama ini tutur Nelsi lagi, korban tidak pernah punya musuh selama hidupnya. Bahkan oleh masyarakat sekitar korban dikenal sebagai sosok yang ramah, dan mudah bergaul. Atas dasar itulah pihak keluarga korban tidak percaya atas pengakuan tersangka terkait motif dirinya menghabisi orangtelah menampung dirinya tersebut, tutup Nelsi.

Sementara itu, seperti diketahui sebelumnya, masyarakat Jorong Guguak, Nagari Sungai Beringin, digegerkan peristiwa penganiayaan yang berujung maut yang terjadi pada Minggu 4 Oktober 2020, sekira pukul 13.00 WIB.

Seorang pemilik usaha depot air minum inisial BB diniaya hingga tewas oleh anak buahnya sendiri inisial RS. Selain mengahabisi korban, sebelumnya pelaku terlebih dahulu telah merusak depot serta satu unit mobil.

Tidak lama usai peristiwa terjadi polisi dari Polsek Kecamatan Payakumbuh berhasil meringkus pelaku. Saat ini pelaku telah diamankan serta telah ditetapkan sebagai tersangka dan masih dilakukan proses pemeriksaan lanjutan. (rd)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here