Sempat Dilaporkan Hilang, Remaja Bawah Umur Menjadi Korban Pencabulan

gambar ilustrasi

SUMBARTIME.COM-Sempat dilaporkan hilang, seorang gadis remaja sebut saja namanya Bunga (15) asal Lubuk Alung, Padang Pariaman, diketahi merupakan korban tindakan pencabulan yang dilakukan oleh 3 orang pria.

Ironisnya, diantara ketiga pelaku aksi pencabulan itu satu diantaranya juga masih berusia di bawah umur.

Iklan

Peristiwa ini terungkap ketika polisi yang dilapori terkait adanya orang hilang berhasil menemukan keberadaan korban.

Hal itu dikatakan oleh Kasatreskrim Polres Padang Pariaman, AKP Ardiansyah Rolindo, Kamis (1/4). Menurutnya Bunga yang sempat dilaporkan hilang ke polisi oleh pihak keluarga ternyata diduga menjadi korban pencabulan.

Pihak keluarga melaporkan jika anaknya yang masih dibawah umur dibawa kabur oleh salah satu pelaku pada Selasa (30/3). Namun dari hasil pemeriksaan polisi, setelah korban berhasil ditemukan terungkap jika korban diduga telah menjadi korban pencabulan oleh 3 orang.

Diketahui korban digilir oleh 3 orang pelaku masing masing inisial E (22), C (17) dan A (16). Saat ini ketiganya sudah diamankan pada Rabu 31 Maret 2021 dan sudah berada di Mapolres Padang Pariaman serta masih dilakukan pemeriksaan oleh Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA), tuturnya.

Adapun kronologi peristiwa pencabulan tersebut bermula dari korban pergi main ke rumah salah satu pelaku inisial E , Senin (29/3) pukul 14.00 WIB. Di rumah E korban mengobrol hingga sampai pukul 21.30 WIB.

Selanjutnya E menelpon A meminta untuk menjemput dirinya dan korban untuk dibawa ke rumah A. Setelah sempat berada di rumah A, selanjutnya mereka bertiga pergi ke sebuah kafe untuk makan dan minum kawasan Lubuk Alung.

Pada pukul 23.00 WIB, mereka kembali pulang menuju ke rumah A.Saat berada di rumah A itulah korban ditiduri secara bergiliran oleh E dan A.

Ke esokan harinya, Selasa 30 Maret 2021, korban dibawa oleh A ke rumah temannya inisial C. Di rumah C ini lah kembali terjadi aksi pencabulan. Korban kembali digilir oleh A dan C, ungkap Ardiansyah memaparkan kronologi kejadian. (jo)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here