Satpol PP Solsel Tertibkan 20 Pemuda di Area Gedung Nasional Muara Labuh

Satpol PP Solsel tertibkan para pemuda yang mencurigakan

SumbartimeSolsel-Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Solok Selatan, berhasil menjaring 20 orang pemuda pada saat, gelar operasi ketertiban dan keamanan di area Gedung Nasional Muara Labuh, Sabtu (3/03) malam atau sekitar pukul 23.00 Wib.

Kepada 20 orang pemuda yang kedapatan masih nongrong di area parkiran Gedung Nasional Muara Labuh itu, pihak Satpol PP baru memberi peringatan, agar tidak mengulangi lagi berkumpul-kumpul di area Gedung Nasional Muara Labuh pada tengah malam.

Iklan

Operasi ketertiban yang dipimpin Kabid Penegak Perda, Satpol PP, Basrinal, dengan 10 orang anggota, pada malam minggu tersebut didasari sudah seringnya masyarakat menyampaikan prihal prilaku anak-anak muda yang berkumpul-kumpul pada tengah malam, terutama disekitar area RTH Kota Muara Labuh dan area Gedung Nasional Muara Labuh.

“ Selain informasi dan laporan masyarakat, tentang seringya kelompok anak muda berkumpul-kumpul di RTH dan di Gedung Nasional, operasi ini juga bagian dari arahan Bupati Solok Selatan pada kami untuk dapat melakukan usaha-usaha pengamanan perda serta menjaga ketertiban dan keamanan masyarakat Solsel secara umum”, kata Basrinal pada Singgalang Minggu (4/03).

Informasi dari masyarakat, di lokasi Gedung Nasional Muara labuh yang baru saja dibangun, telah sering dijadikan oleh pasangan anak muda untuk tempat nongkrong hingga larut malam. Bahkan terindikasi, lokasi gedung nasional ini menjadi tempat berbuat yang baik, kata Basrinal.

Masih menurut Basrinal, malam itu ada beberapa titik lokasi yang menjadi target operasi penertiban, diantaranya, pasar baru Muara Labuh, SRG, RTH dan Gedung Nasional Muara Labuh. Selain kami mendata dan memberi arahan pada 20 orang pemuda yang kedapatan masih erkumpul di Gedung Nasional Muara Labuh pada tengah malam itu. Tercatat juga, malam itu, satu pasang anak muda kabur dari area Gedung Nasional, saat tim operasi memasuki area Gedung Nasional. Sedangkan di lokasi Pasar Baru Muara labuh di Kampung Palak, kami menemukan beberapa kaleng lem yang kuat dugaan habis dipakai untuk ngelem bagi anak.

Meski belum ada yang kami amankan, namun Basrinal berjanji, akan secara rutin melakukan kegiatan operasi dengan waktunya yang juga akan difariasikan. Tercatat beberapa titik lokasi yang akan kami target untuk menjaring prilaku warga masyarakat yang meresahkan masyarakat, kata Basrinal. (OKTO)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here