Reskrim Polresta Padang Ungkap Prostitusi Sesama Jenis Terselubung Kaum Gay

gambar ilustrasi penyuka sesama jenis

SUMBARTIME.COM-Berawal dari cekcok mulut seorang remaja pria dengan kekasih hatinya yang juga merupakan seorang pria, Polresta Padang berhasil ungkap sindikat prostitusi terselubung kaum gay di wilayah hukumnya.

Adalah AV (15) seorang remaja pria yang masih berstatus pelajar terlibat cekcok mulut dengan kekasih hatinya yang juga merupakan seorang pria berinisial AN (27). Mereka berdua terlibat cekcok mulut di tepi jalan raya kawasan Simpang Haru Kota Padang, pada Jumat 23 Juli 2021 kemaren.

Iklan

Usut punya usut ternyata mereka terlibat cekcok akibat persoalan karena cemburu. AV yang baru saja usai melayani seorang pria penyuka sesama jenis di salah satu kamar hotel Kota Padang, dimarahi oleh AN.

AN merasa cemburu atas servis yang diberikan AV kepada tamunya, sehingga dirinya sempat memarahi dan membentak AV di dalam mobil. Lantaran ketakutan AV sempat keluar dari kendaraan dan berusaha kabur dari AV. Akibat cekcok yang terjadi diantara mereka berdua di tengah keramaian membuat warga yang menyaksikan peristiwa itu membuat laporan ke polisi.

Polisi yang datang ke lokasi senjutnya membawa keduanya ke Polresta Padang untuk dimintai keterangan terkait cekcok yang terjadi diantara mereka berdua saat berada ditengah keramaian.

Dari pengakuan AV, polisi mendapatkan keterangan serta informasi yang mencengangkan sekaligus memiriskan. Ternyata AV dan AN yang sama sama berjenis kelamin laki laki, merupakan layaknya sepasang pria dan wanita yang sedang dimabuk asmara.

Ironisnya lagi, AV disamping memiliki hubungan asmara sesama jenis, juga dimanfaatkan oleh pacarnya AN untuk dijual ke pria gay kawasan Kota Padang dengan tarif sekali kencan berkisar dari Rp 200 ribu hingga Rp 1 Juta.

Hal itu dibenarkan oleh Kasatreskrim Polresta Kota Padang, Selasa (27/7) sore, Kompol Rico Fernanda. Menurutnya, AV yang masih bawah umur disamping dipacari sesama jenis oleh AN, juga dijual kepada pria penyuka hubungan sesama jenis melalui sebuah aplikasi online.

“AN berperan sebagai Mucikari yang menjual AV kepada pria penyuka sesama jenis,” ungkap Rico.

Dari hasil pemeriksaan dan pengembangan kasus, polisi mendapatkan temuan jika disinyalir ada nama nama lainnya yang juga ikut terlibat dalam sindikat prostitusi online terselubung penyuka sesama jenis di Kota Padang. Dalam melakukan transaksi, mereka menggunakan sebuah aplikasi khusus kaum gay dan memiliki bahasa sandi yang hanya dipahami oleh kelompok mereka.

Untuk AN polisi telah menetapkan dirinya sebagai tersangka. Sementara AV yang masih dibawah umur hanyalah sebagai korban berdagangan seks menyimpang. Adapun untuk pelaku lainnya yang terlibat dalam bisnis yang sama polisi masih melakukan pelacakan terkait banyak diantara mereka menggunakan nama nama samaran, pungkas Rico menjelaskan. (dei)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here