Pulang Sekolah Bocah Kelas 3 SD di Rohil Riau ini, Menjadi Korban Perkosaan Pria Tak Dikenal

Gambar Ilustrasi

Sumbartime-Seorang bocah wanita yang masih duduk di bangku kelas 3 SD, kawasan Rimba Malintang, Kabupaten Rokan Hilir (Rohil) Riau, Rabu, (21/02) siang, menjadi korban penculikan dan perkosaan oleh seorang pria tak dikenal, usai sang bocah tersebut pulang dari sekolahnya.

Saat hati nahas tersebut, sang bocah sebut saja namanya Bunga baru saja pulang sekolah. Sekira berjalan kaki kurang lebih 250 meter dari lokasi sekolah, tiba tiba datang seorang pria tak dikenal dengan mengendarai sepeda motor menghampiri Bunga.

Iklan

Kepada Bunga, pengendara sepeda motor tersebut menawarkan jasa tumpangan pulang ke rumah Bunga dengan alasan jika dirinya juga hendak ke rumah Bunga untuk memperbaiki kipas angin yang rusak.

Pria bejat itu, juga mengatakan kepada bocah wanita polos ini, jika dirinya disuruh oleh orang tua korban, untuk menjemputnya pulang sekolah dan membawa pulang ke rumah.

Mendengar ocehan pria itu, Bunga langsung percaya, dan tanpa berfikir panjang lagi, langsung naik ke atas motor pelaku. Selanjutnya, pria tak dikenal itu langsung tancap gas membawa Bunga di goncengan sepeda motornya.

Namun sesampai di tengah jalan, pria itu malah masuk menuju perkebunan sawit warga, dan berhenti diantara semak belukar dalam perkebunan tersebut. Bunga yang kaget sempat protes dan menanyakan kenapa dibawa ke dalam kebun sawit.

Namun bukannnya menjawab pertanyaan Bunga, Pria tersebut langsung seketika menampar tiga kali wajah Bunga dan mendorongnya hingga jatuh, hingga membuat Bunga menangis ketakutan. Saat itulah pria bejat  tersebut melancarkan aksi bejatnya, mempeloroti pakaian bawah Bunga dan terjadilah perkosaan terhadap korban.

Setelah puas melancarkan aksi bejatnya, Pria itu langsung pergi dan meninggalkan Bunga begitu saja di dalam kebun sawit dalam keadaan masih menangis ketakutan. Tak lama kemudian salah satu warga pemilik kebun sawit melihat Bunga yang sedang menangis ketakutan seorang diri langsung menolongnya.

Kemudian warga pemilik kebun sawit itu langsung mengantarkan Bunga pulang ke rumah orangtuanya dan menceritakan kejadian yang baru saja dialaminya. Disaat yang bersamaan sebelum kejadian, orang tua Bunga sempat panik jika anaknya belum juga sampai pulang ke rumah usai sekolah.

Bahkan, ibu Bunga sempat mendatangi sekolah mencari dan menanyakan keberadaan Bunga kepada murid murid lainnya. Namun tak satupun informasi yang mengetahui keberadaan Bunga.

Saat panik itulah, ibu Bunga pulang kembali ke rumahnya, dan kaget saat dia pulang menemukan Bunga dalam keadaan pucat pasi serta menangis. Penasaran lantas menanyakan apa yang telah terjadi kepada Bunga, sehingga terbukalah kisah tragis yang menimpa anaknya.

Terpisah, Kabid Humas Polda Riau, Kombes Guntur Aryo Tejo, membenarkan laporan dari orang tua korban atas peristiwa yang menimpa anaknya. Menurutnya, saat ini kasus tersebut sedang ditangani oleh Polsek Rimba Malintang, Rohil, ujarnya mengatakan kepada awak media. (kr)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here